Motif Batik Pada Tahapan Upacara Pernikahan Adat Jawa Kerikan

0 53

Motif Batik Pada Tahapan Upacara Pernikahan Adat Jawa Kerikan

Motif kain adat dapat dilihat sebagai salah satu sarana komunikasi tradisional yang memuat lambang-lambang atau simbol-simbol budaya tertentu. Simbol-simbol adat sesungguhnya dapat berlaku sebagai pranata karena dengan makna dibalik simbol itu, setiap penerima simbol akan menyadari sesuatu yang harus dan tidak harus dijalankannya. Sehingga motif batik tradisional merupakan pesan nonverbal.

Setelah upacara kerikan selesai dan penganten dihias samar-samar (menunggu upacara midodareni). Pengantin memakai kain motif Sidomukti atau Sidoasih. Biasanya dengan motif Gurda (Garuda). Makna filosofi yang dikandungnya berisi harapan bahwa si calon manten akan selalu hidup dalam kecukupan dan kebahagiaan.

Source https://dunianyamaya.wordpress.com/2008/04/09/makna-batik-dalam-pernikahan-adat-yogyakarta/ https://furniturebatik.wordpress.com/2011/07/05/motif-batik-pada-tahapan-upacara-pernikahan-adat-jawa/

Leave A Reply

Your email address will not be published.