Mitos Suara Burung Gagak Menurut Adat Jawa

0 143

Mitos Suara Burung Gagak Menurut Adat Jawa

Pada masyarakat Indonesia, banyak sekali beredar mitos yang diwariskan turun menurun. Mitos yang diwariskan pun beragam biasa ditandai dari pertanda. Salah satunya, mitos mengenai kematian. Barang siapa membaca pertandanya, pasti bulu kuduknya akan dibuat berdiri. Mitos ini adalah mitos yang sudah sangat dikenal di masyarakat Indonesia, khususnya Jawa. Bila burung gagak hinggap di atap rumah atau di tempat tertentu, suaranya dapat didengar, konon akan ada yang meninggal. Orang yang meninggal pun ada di sekitar tempat si burung hinggap. Waktunya juga tak lama setelah suaranya terdengar.

Selain burung gagak, ada juga burung suwek mori dan sirit uncuing (kedasih) yang jadi pertanda kematian lewat hinggap dan suaranya di suatu tempat. Waktu burung suwek mori bersuara bahkan dikatakan dapat menandai siapa yang meninggal. Jika waktunya adalah sore menjelang maghrib, kemungkinan remaja yang meninggal. Jika waktunya pada malam hari, orang dewasa yang meninggal. Jika yang meninggal adalah orang yang tinggi ilmunya, maka suara burung suwek mori terdengar larut malam. Jika pada sepertiga malam, maka itu pertanda meninggalnya orang lanjut usia. Dan jika pada dini hari, berarti balita.

Source Mitos Suara Burung Gagak Menurut Adat Jawa IDN Times
Comments
Loading...