Mitos Siluman Ular dari Jombang

0 141

Mitos Siluman Ular dari Jombang

Mitos ini berasal dari Desa di Kabupaten Jombang. Di Desa tersebut ada sebuah bendungan kecil atau dam untuk irigasi peninggalan Belanda yang ada di tengah area persawahan.

Warga desa setempat sering menyebutnya “bok pendem”, atau dalam bahasa indonesia berarti tembok bawah tanah. Menurut masyarakat setempat, dulu pada jaman penjajahan jepang, ada seorang wanita pribumi yang dibunuh oleh tentara jepang hanya karena wanita itu mencuri sebatang tebu.

Wanita tersebut dibunuh dengan cara mengenaskan, yakni dengan memasukkan tebu tersebut ke mulutnya secara paksa dan tebu itu sampai tenggorokanya. Wanita tersebut kemudian dikuburkan di pemakaman umum dekat bok pendem.

Setelah kematian wanita pribumi tersebut, saat mengairi sawah pada malam hari, warga sering bertemu dengan penampakan seekor ular berkepala perempuan. Konon menurut warga, ular tersebut tidak begitu panjang. Panjangnya hanya seukuran alat musik gendang, dan menurut warga, suara desisan nya sangat keras, seperti suara angsa. Karena badannya yang seukuran gendang, maka warga menyebutnya “ular kendang”. Tapi itu cerita mitos yg diceritakan warga secara turun temurun.

Memang benar ada pribumi yg dibantai di bendungan itu, tapi untuk cerita ular kendang sendiri tidak ada yg tau pasti kebenarannya. (Sumber: masyarakat setempat Desa Krembangan, Gudo, Jombang) itu adalah cerita dari mulut kemulut warga sekitar Desa Krembangan.

Source Mitos Siluman Ular dari Jombang Aynime
Comments
Loading...