Mitos Gunung Mujur Malang

0 188

Mitos Gunung Mujur Malang

Gunung Mujur adalah sebuah perbukitan di lereng gunung Arjuna. Secara geografis gunung ini terletak di Desa Donowarih dan Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Sekitar 10 km dari Kota Batu.

 

Ada beberapa cara untuk sampai di area wisata Gunung Mujur, pertama kita bisa trekking jalan kaki melewati jalan setapak, kedua kita bisa menggunakan motor trail atau sepeda gunung bahkan menggunakan jeep. Di alam sekitar kita, tidak lepas dari sebuah kata “mitos”. Berikut beberapa mitos Gunung Mujur:

Adanya makam Keramat

Ketika kita sampai di area gunung Mujur, sejauh mata memandang adalah hutan pinus yang tumbuh lebat dan terlihat jelas gundukan-gundukan bukit yang hijau. Area ini, sudah menjadi sebuah wisata religi, karena terdapat sebuah makam yang disakralkan. Untuk mencapai makam tersebut kita harus rela menaiki anak tangga sejauh 100 meter, seperti menaiki sebuah candi.

Menurut cerita warga, mereka meyakini bahwa makam tersebut adalah makam Setakumintir, seorang patih pada kerajaan Blambangana (Banyuwangi). Entah bagaimana ceritanya bahwa, seorang patih kerajaan Banyuwangi bisa dimakamkan di Malang. Sebagian warga yang lain meyakini bahwa, makam tersebut adalah makam Ki Ageng Kertojoyo. Entah mana yang benar atas pernyataan keduanya.

Pengunjung akan mendapatkan berkah kemujuran

Namanya saja Gunung Mujur. Jadi barang siapa yang datang kesana, mereka akan mendapatkan berkah kemujuran. Menurut penduduk sekitar. Nasibnya akan berubah baik, termasuk mendapatkan jodoh, rejeki, penglarisan dan masih banyak lainnya.

Datanglah setiap malam Jum’at Legi

Orang-orang yang ingin mengalap berkah “kemujuran” akan datang pada malam Jum’at Legi. Mungkin benar adanya, ketika datang di hari biasa tak ada penduduk sekitar yang lalu lalang di tempat ini.

Datanglah sebanyak 7 kali berturut-turut

Mitos yang beredar jika datang bertujuan untuk mengalap berkah maka datanglah 7 kali berturut-turut setiap malam Jum’at Legi.

Jangan berkata kotor

Mitosnya, jika kita berkata kotor nanti akan mendapatkan celaka. Entah benar atau tidak, namun ada baiknya di patuhi saja daripada benar terjadi apa-apa. Karena tempat ini adalah salah satu tempat yang dianggap suci, atau sakral, maka ada baiknya memang jangan berkata kotor atau bersikap buruk. Jaga perkataan dan sikap merupakan suatu sikap saling menghormati.

Jangan banyak mengeluh

Mitosnya, sepanjang perjalanan ke Gunung Mujur, kita dilarang mengeluh! Nanti apa yang kita keluhkan akan benar-benar terjadi. Misalnya kita mengeluh karena banyak nyamuk, yang terjadi adalah kawanan nyamuk akan datang menghampiri kalian.

Tempat bertemunya Ken Arok dan Ken Umang

Selain makam yang dianggap kramat dan disakralkan, di sebelah utara Gunung Mujur terdapat sebuah candi yang jarang masyarakat tahu keberadaanya. Candi tersebut berada di sebuah ladang milik warga. Candi yang bernama candi Telih itu, adalah candi peninggalan Kerajaan Singosari. Konon, di area tersebut merupakan sebuah tempat bertemunya Ken Arok dan Ken Umang yang merupakan istri pertama Ken Arok yang ia jadikan sebagai selir setelah Ken Arok dan Ken Dedes menikah.

Percaya atau tidak percaya dengan mitos tersebut, kembali pada diri masing-masing. Namun perlu diketahui bahwa tak semua orang berkunjung ke Gunung Mujur dengan niat dan tujuan yang sama. Datang hanya sekadar berwisata pun tidak menjadi masalah, justru tempat ini digandrungi oleh para pencinta olahraga ekstrem seperti downhill atau offroad race.

Source Mitos Gunung Mujur Malang Phinemo.com
Comments
Loading...