Mitos Burung Perkutut dalam Tradisi Jawa Kuno

0 114

Mitos Burung Perkutut dalam Tradisi Jawa Kuno

Perkutut merupakan salah satu jenis burung berkicau yang lumayan digemari di Indonesia. Burung yang memiliki jenis kicauan unik mirip dengan suara sembar dari seorang Lelaki ini, bahkan memiliki kontes nasional yang rutin diadakan setiap tahun. Dan jika seekor perkutut telah memenangkan sebuah kontes maka harganya bisa berubah jadi setinggi langit. Maulai dari yang biasanya hanya berharga ratusan ribu bisa berubah menjadi puluhan juta bahkan hingga milyaran. Dengan harga yang tinggi seperti ini, burung perkutut tentu bukan hewan peliharaan bagi mereka yang berkantong tipis. Karena itu burung Perkutut kadang juga dijadikan lambang status sosial seseorang. Dengan memiliki burung Perkutut juara yang memiliki harga jual tinggi seseorang bisa dianggap sebagai orang yang telah sukses.
Tetapi selain fakta tadi, burung perkutut sebenarnya masih memiliki sisi lain yang jarang diketahui orang. Perkutut dalam kepercayaan orang Jawa kuno atau biasa disebut Kejawen, merupakan burung yang memiliki mitos tersendiri. Dalam kepercayaan orang Jawa, seorang pria yang telah dewasa tak akan dianggap sebagai sebagai lelaki sejati jika tak memiliki burung Perkutut sebagai hewan peliharanya. Hal ini berhubungan dengan pakem orang Jawa yang menganut Prinsip “Limo Wasto” yaitu 5 Hal yang membuat hidup seorang pria sempurna. Kelima hal tersebut adalah “Wisma” (rumah/tempat tinggal), “Curigo” (keris/ senjata andalan), “Kukila” (burung), “Turangga” (kuda/ kendaraan), “Gangsa” (gamelan) dan “Garwa” (istri/pendamping hidup). Dari kelima hal yang wajib dimiliki seorang Lelaki Jawa tadi, burung Perkutut merupakan unsur yang mewakili ‘Kukila’ atau burung. Jadi bagi seorang pria Jawa yang telah mapan, wajib hukumnya untu memelihara burung Perkutut supaya dianggap sebagai pria sejati.
Source Mitos Burung Perkutut dalam Tradisi Jawa Kuno Aneh Didunia
Comments
Loading...