Sejarah Meriem Sundut: Permainan Tradisional dari Betawi

0 34

Permainan anak-anak khas Betawi yang disebut juga bleguran. Permainan ini biasanya dimainkan menjelang bulan puasa (satu hari sebelum puasa Ramadhan), yang diakhiri sekitar pukul lima sore sebelum Maghrib. Munculnya permainan “meriem sundut” di saat-saat bulan puasa dan Lebaran, berkisar sekitar 40-50 hari lamanya. Namun demikian seiring perkembangan zaman tidak tentu waktunya.

Permainan tersebut populer menjelang akhir 1950-an atau awal 1960-an, tapi kinijarang dimainkan. Pemberian nama “meriem sudut” memang diasosiasikan dengan senjata meriam sesungguhnya. Kemiripannya terutama terlihat pada bentuk peralatan utama dan bunyi-bunyi yang dikeluarkan.

Meriam merupakan kata benda, sedangkan “sundut” merupakan kata keterangan yang menjelaskan tentang bagaimana menggunakannya yaitu dengan cara menyulut dengan obor kecil. Cara penembakannya lebih mirip dengan prinsip-prinsip yang dipakai pada meriam-meriam zaman dahulu. Hanya saja “meriam sundut” menggunakan amunisi lain yang tidak sekuat mesiu daya ledaknya.

Source https://jakarta.go.id/artikel/konten/2435/meriem-sundut jakarta.go.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.