Mercon Bumbung, Permainan Tradisional

0 138

Mercon Bumbung, Permainan Tradisional

Permainan ini dikenal dengan sebutan meriam bambu di sejumlah daerah di Indonesia. Namun di beberapa daerah lain, permainan ini biasa disebut dengan nama lain. Di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, permainan ini disebut Mercon Bumbung. Permainan ini biasa dilakukan oleh para anak laki-laki pada saat Bulan Ramadhan mendekati Idul Fitri.

Permainan ini terinspirasi dari senjata yang dipakai oleh orang Portugis pada saat mereka berupaya menduduki wilayah nusantara pada abad ke 6. Pada masa itu, para masyarakat tertarik kepada sebuah meriam yang dipakai oleh bangsa Portugis. Akhirnya, permainan ini pun diwujudkan dalam bentuk meriam yang terbuat dari bambu.

Cara membuat:

1. Mula- mula sediakan batang bambu dan potong dengan ukuran panjang 1,5-2 meter atau 3-4 ruas dan diameter bambu berukuran 4 inci
2. Kemudian,permukaan batang bambu dilubangi dengan jarak sekitar 10 cm dari pangkal batang bambu. Besarnya diameter lubang dikira-kira sebesar ibu jari. Lubang inilah yang akan menjadi tempat untuk menyulut Meriam bambu.
3. Langkah selanjutnya adalah ikat kuat – kuat sekitar sambungan ruas bambu dengan tali atau karet ban untuk memperkuat kapasitas bambu dari tekanan tenaga yang dihasilkan ketika disulut.
4. Lalu Sambungan ruas di antara pangkal dengan ujung Meriam kemudian dilubangi dengan menggunakan linggis. Sambungan ruas bagian dalam harus dipastikan dilubangi dengan baik dan hampir rata dengan diameter bambu. Hal ini sangat penting agar tekanan yang dihasilkan tidak tertahan sehingga membuat bambu mudah pecah ketika dibunyikan

Cara mendentumkan mercon bumbung ini adalah dengan menuangkan bahan bakar yang biasanya merupakan minyak tanah ke dalam lubang penyulutan. Kemudian, seutas kayu yang sudah dililit, dicelupkan ke minyak tanah lalu diberi api. Kayu ini digunakan sebagai alat penyulut. Sebaiknya selalu berhati hati dalam memainkan permainan ini karena permainan ini sedikit berbahaya, terutama untuk anak-anak.

Source https://budaya-indonesia.org/Mercon-Bumbung/ https://budaya-indonesia.org/Mercon-Bumbung/
Comments
Loading...