Mengenal Tari Cikeruhan

0 55

Mengenal Tari Cikeruhan

Tari Cikeruhan merupakan salah satu kesenian yang berasal dari Tanah Sunda tepatnya di Desa Cikeruh, Jatinangor, Sumedang. Tarian ini merupakan sebuah tarian yang terlahir dari tradisi menanam padi sebagai wujud rasa terimakasih kepada Dewi Sri Pohaci (Dewi Padi) di abad ke-18. Pada awalnya, para warga sedang berjalan kaki sembari memikul padi dari sawah menuju lumbung diiringi dengan tarian-tarian dan beberapa alat musik yang mereka bawa. Namun, saat ditengah perjalanan mereka diberhentikan oleh seorang Pejabat Belanda yang bekerja di perkebunan. Awalnya para warga mengira pejabat tersebut tidak menyukai kegiatan yang sedang mereka lakukan namun ternyata pejabat tersebut turut menari bersama para warga. Dan selanjutnya, pejabat Belanda yang bekerja di kompleks perkebunan karet sekitar Jatinangor itu kerap mengundang pemusik dan penari ronggeng untuk turut memeriahkan acara tersebut.

Dalam gerakan Tari Cikeruhan ini mengkombinasikan gerakan Tari Ketuk Tilu dan Kesenian Pencak Silat yang membuat tarian ini menjadi sangat unik. Gerakan pencak silat sendiri membawa suasana pada zaman dulu yang dimana para Jawara yang saling memamerkan kekuatannya. Selain gerakannya yang indah, Tari Cikeruhan ini juga didukung dengan kostumnya yang tak kalah mewah. Untuk perempuan menggunakan kebaya dan rok samping dengan selendang sebagai aksesorisnya.

Sedangkan untuk para lelaki, mereka mengenakan baju kampret hitam yang tanpa kancing dengan dalaman kaus yang umumnya berwarna merah dan celana pangsi yang sepanjang lutut dan berwarna hitam sebagai bawahannya. Selain itu, lelaki juga menggunakan ikat kepala dan mengenakan sarung yang disertakan dengan ikat pinggang besar yang terbuat dari kulit serta diselipkan golok di bagian pinggang sebagai aksesorisnya. Tentu saj a sebuah tarian tidak akan lengkap apabila tidak ada iringan musiknya. Untuk Tarian Cikeruhan sendiri digunakan beberapa alat musik yang membuat tarian menjadi lebih hidup seperti rebana, gong dan kendang.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Mengenal-Tari-Cikeruhan/
Comments
Loading...