Mengenal Tari Beksan Wireng

0 2.427

Mengenal Tari Beksan Wireng

Tari Beksan Wireng Kakung adalah pertunjukan seni tari yang berasal dari Kasunanan Surakarta. Tujuan diciptakannya tarian ini untuk menyemangati 4 prajurit perang yang saat itu sedang berlatih. Hal ini terlihat dengan gerakan-gerakan para penari yang gagah perkasa sedang membawa tombak dan tameng. Karena tarian ini memang mengandung tema perang. Dengan berkembangnya zaman, tarian ini terbagi menjadi 6 jenis yaitu Panji Sepuh, Panju Anem, Dhadap Kanoman, Jemparing Ageng, Lhawung Ageng dan Dhadhap Kreta.

Biasanya tarian ini ditarikan oleh laki-laki dan menggunakan kostum bak seorang prajurit. Tari ini dibawakan oleh 2 orang penari yang berpasang dan semuanya merupakan laki-laki. Penari menggunakan busana dan gerakan yang sama atau kembar. Tarian ini tidak memiliki dialog atau ontowacono serta tanpa menggambarkan suatu cerita tertentu. Tarian ini hanya menggambarkan olah keprajuritan dan perang tanding namun tidak ada yang kalah atau menang. Beksan Wireng : berasal dari kata Wira dan ‘Aeng’ yaitu prajurit yang unggul, yang ‘aeng’, yang ‘linuwih’.

Jadi dapat disimpulkan dari kata ‘Wira’ adalah prajurit yang unggul dan linuwih. Tari ini memiliki tujuan agar para pangeran Kerajaan tangkas dalam olah keprajuritan dengan senjata atau alat perang. Penari menggunakan busana dan gerakan yang sama atau kembar. Tarian ini tidak memiliki dialog atau ontowacono serta tanpa menggambarkan suatu cerita tertentu. Tarian ini hanya menggambarkan olah keprajuritan dan perang tanding namun tidak ada yang kalah atau menang.

Tari ini tidak menggunakan gendung sampak, hanya iramanya kendho, gendung satu yang artinya Gendhing Ladrang kemudian diteruskan Gendhing Ketawang. Tari ini diciptakan pada zaman pemerintahan Prabu Amiluhur.

 

Source Mengenal Tari Beksan Wireng visit central java
Comments
Loading...