Memaknai Tradisi Rasulan Sebagai Salah Satu Bentuk Ibadah

0 114

Memaknai Tradisi Rasulan Sebagai Salah Satu Bentuk Ibadah

Rasulan merupakan salah budaya masyarakat di wilayah Gunungkidul, ditempat lain ada yang bernama bersih dusun/desa atau merti dusun/desa. Rasulan merupakan wujud rasa syukur petani kepada Sang Pencipta Allah SWT atas limpahan hasil panen selama setahun. Rasulan dilaksanakan setelah panen raya atau biasanya setelah musim kemarau datang. Rasulan dilaksanakan oleh padukuhan/dusun atau beberapa kelompok padukuhan/dusun, setiap padukuhan atau kelompok padukuhan biasanya sudah memiliki hari istimewa tertentu untuk melaksanakan Rasulan.

Dalam mengisi kegiatan Rasulan biasanya juga dipertunjukkan berbagai macam pentas kesenian tradisional mulai dari reog, doger, kethoprak, wayang kulit, kirab budaya, gunungan dan juga untuk kegiatan olahraga seperti Bola Volly dan sepakbola. Prosesi yang paling istimewa adalah kenduli ingkung ayam kampung dan nasi uduk yang menurut filosofi jawa banyak arti tentang Nasi Uduk (sekul suci), ingkung ayam (ulam sari).

Terlepas dari kegiatan seni dan budaya di atas Rasulan memiliki nilai ibadah yang cukup tinggi, diantaranya silaturahmi dan shodaqoh. Ketika Rasulan tiba warga yang merayakan jelas mengundang teman dan saudara serta pasti di rumah juga menyiapkan makanan yang paling istimewa untuk disajikan kepada tamu. 

Belum tentu kita bisa mengundang teman atau saudara dengan disiapkan hidangan istimew untuk dapat dinikmati seperti pada acara rasulan, budaya ini sungguh luar biasa nilai ibadahnya. Kita berbondong-bondong untuk menghadiri teman atau saudara yang sedang rasulan itu juga dapat kita maknai sebagai silaturahmi. 

Kita menyiapkan hidangan pastinya bukan berniat untuk dibuang atau hanya untuk dipajang tetapi kita pasti berniat untuk disuguhkan kepada para tamu. Sehingga tak perlu lagi kita memperdebatkan tradisi Rasulan ini, tetapi yang perlu kita luruskan adalah makna dari rasulan yaitu : 1. Wujud Syukur atas limpahan rejeki panen, 2. Bentuk silaturahmi dengan teman dan keluarga, 3. Wujud dari shodaqoh. 

Source http://heryfosil.blogspot.com/ http://heryfosil.blogspot.com/2010/06/memaknai-rasulan-sebagai-salah-satu.html
Comments
Loading...