Melihat Tradisi “Tingkepan Pari” di Desa Laban, Kangkung

0 119

Warga Desa Laban, Kecamatan Kangkung, menjalankan tradisi “Tingkepan Pari”, Senin. Seperti apa? Warga Desa Laban menggelar doa bersama dalam rangka “Tingkepan Pari” dengan harapan hasil panen padi bisa melimpah dan berkah.

Ada yang unik di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kendal. Meski zaman sudah berubah, dan teknologi telah merambah hingga ke perdesaan, namun petani di Kendal masih menjalankan tradisi “Tingkepan Pari”. Tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Kegiatan ini dilakukan ketika tanaman padi mulai berisi dan keluar bulir. Ibarat perempuan hamil, kandungan padi yang mulai terisi ini perlu diselamati.

Hal itu itu tampak seperti yang dilakukan di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Senin (19/2). Para warga yang mayoritas petani mengadakan tingkepan pari yang dikemas dalam bentuk doa bersama. Mereka berkumpul di jalan yang membelah persawahan dengan duduk lesehan. Setelah doa bersama dilanjutkan dengan makan bersama yang dihidangkan di atas daun pisang. Semua orang tampak lahat menyantap hidangan.

Dalam kerumunan itu ada daro unsur pemerintahan desa dan dari kecamatan beserta penyuluh pertanian. Mereka tampak guyub dan seolah tak berjarak.

Kepala Desa Laban Muhammad Ulil Amri mengatakan, doa bersama yang dalam logat kendal diucapkan Tinggepan Pari ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh warganya setiap musim tanam padi. Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dari warga yang berharap panen musim ini bisa melimpah.

“Kami juga ingatkan warga bahwa dari hasil pertanian itu ada hak bagi para mustahiq. Oleh karena itu pemerintah desa menghimbau warga mengeluarkan infaq, sedekah dan zakat. Dengan cara ini, semoga hasil panen musim ini tidak hanya melimpah tapi juga berkah,” kata dia.

Hadir dalam kegiatan Sekretaris Camat Kangkung Mansyur, petugas Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kangkung.

Sementara Camat Kangkung Mansyur mengatakan, doa bersama yang dilakukan oleh warga Desa Laban setiap musim tanam padi ini perlu dilestarikan. Menurutnya, upaya untuk mewujudkan kesejahteraan warga desa menjadi tanggungjawab bersama. Pada sisi lain, kegiatan ini akan dapat tejaga kerukunan antar warga.

“Hal ini bisa menjadi modal yang sangat baik untuk mewujudkan harapan dari semua warga dalam rangka meningkatkan perekonomian desa sebagai ujung tombak dari perekonomian bangsa,” kata dia.

Source https://radarpekalongan.co.id https://radarpekalongan.co.id/17022/melihat-tradisi-tingkepan-pari-di-desa-laban-kangkung/
Comments
Loading...