Marema : Ritual Sunda Sehari Menjelang Lebaran

0 77

Marema : Ritual Sunda Sehari Menjelang Lebaran

Marema. Sebuah kebudayaan sunda yang sekarang hampir menghilang. Berasal dari bahasa sunda, marema mempunyai arti “Sehari Menjelang Lebaran”. Biasanya dilakukan pada sore hari setelah ashar. Ritual ini dilakukan dengan cara menghantarkan makanan (dalam bahasa sunda disebut bibiye) ke tetangga sekitar rumah dengan menggunakan nampah yang berisi lauk pauk matang khas lebaran, lalu nampah dikembalikan lagi dengan mengisikan lauk pauk khas lebaran oleh penerima nampah tersebut.

Bibiye ini bisa apa saja, namun pada umumnya masyarakat memberikan sambal goreng kentang, bihun goreng, mie goreng, semur daging, dan makanan khas sunda lainnya.

Di suatu kota di wilayah Jawa Barat, terdapat orang bernama Andi. Andi merupakan orang sunda, dia mempunyai 3 tetangga, yaitu Abi, Cici, dan Kiki. Pada tanggal 28 Ramadhan 1439 H, pemerintah telah mengumumkan bahwa Hari Raya Idul Fitri akan dilaksanakan lusa. Oleh karena itu, besok setelah Ashar Andi menyiapkan 3 porsi ayam kuning yang di taruh diatas 3 nampan. Kemudian Andi memberikan satu per satu nampan tersebut ke 3 tetangganya, yaitu Abi, Cici, dan Kiki.

Setelah Abi, Cici, dan Kiki menerima nampah tersebut, mereka memindahkan makanannya dan memasukkan makan khas sunda yang mereka buat ke nampah yang Andi kasih. Abi memberikan sambal goreng kentang, Cici memberikan bihun goreng, dan Kiki memberikan semur daging. Abi, Cici, dan Andi pun masing-masing menghantarkan hidangannya dengan menggunakan nampah Andi ke rumah Andi. Ritual marema pun selesai.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Marema-Ritual-Sunda-Sehari-Menjelang-Lebaran/
Comments
Loading...