“Manorek” Kesenian Tradisional Yang Mulai Mati Suri

0 66
Sekilas Tentang Kesenian Manorek

Kesenian Manorek asal Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kesenian ini  mirip seperti ketoprak dan wayang orang, cerita manorek tidak terlepas dari kerajaan Goparman. Kendit Brayung menceritakan sebuah lakon untuk mempertahankan kerajaan. Dinamakan manorek karenawajah wayangnya dicoreng-coreng (monoreng). Konon, manorek ini dipertunjukkan sebagai penopang untuk penyebaran agama Islam.

Kesenian manorek sangat dikenal pada era tahun 1870. Pada masanya, kesenian manorek seringkali mendapat kesempatan untuk pentas. Kesenian ini pun mendapat tempat di hati masyarakat kala itu. Namun seiring perkembangan jaman, atau sekitar tahun 1895, kesenian manorek mulai meredup, hal itu dilatarbelakangi karena perkembangan kesenian modern yang merambah dan menyusup ke daerah. Kesenian manorek kerap mengalami mati suri karena mulai jarang dipentaskan dan tidak mendapat perhatian penuh dari pemerintah untuk melestarikan. Para pelaku seninya sudah tua dan generasi penerusnya hanya beberapa orang saja. Manorek memiliki jalan cerita yang sangat bagus, apabila dipadukan dengan kolosal dan lawakan.

Source "Manorek" Kesenian Tradisional Yang Mulai Mati Suri "Manorek" Kesenian Tradisional Yang Mulai Mati Suri "Manorek" Kesenian Tradisional Yang Mulai Mati Suri

Leave A Reply

Your email address will not be published.