Malam Purnama : Ganti Langse di Srigati

0 156

Malam Purnama bulan Suro dalam kalender Jawa memiliki arti tersendiri bagi sejumlah kalangan masyarakat. Seperti di Desa Babadan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, malam purnama bulan Suro memiliki nilai sejarah dan budaya yang hingga kini masih dilestarikan. Masyarakat setempat mempunyai tradisi mengganti kelambu atau Ganti Langse di petilasan objek Wisata Alas Ketonggo Srigati.

Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga-Disparbudpora Kabupaten Ngawi Sukadi mengatakan puluhan warga sekitar serta daerah lain turut meramaikan acara Ganti Langse di Alas Ketonggo Srigati. Kegiatan dikemas sedemikian rupa untuk pelestarian kebudayaan serta promosi wisata. Kirab Langse yang semula berawal dari Sabdo Palon, kini dikembangkan berawal dari Umbul Jambe sekitar 200 meter dari Palenggahan Agung.

“Ini sudah menjadi event tahunan, dan kita modifikasi menjadi wisata spiritual. Terlihat banyak mobil berplat luar kota seperti Solo, Malang, Mojokerto, serta lainnya seantero Jawa. Kalo dulu kirab hanya 50 meter kini kita modifikasi 200 meter dari Umbul Jambe, melibatkan tokoh spiritual serta pejabat” ujar Sukadi.

Sementara itu, Juru Kunci Srigati Mbah Marji mengatakan Tradisi Ganti Langse di Alas Ketonggo Srigati sudah berlangsung sejak tahun 1988 hingga sekarang ini. Langse atau kelambu putih sepanjang 15 meter digunakan untuk menutup Palenggahan Agung Srigati yang merupakan bagunan utama di Srigati.

“Karna mengganti langse itu bermakna melepaskan baju sang Prabu Wijaya disini, karena setiap tahun diganti, maka leretan langse (kain yang lama) dipotong kecil-kecil dan dibagikan ke masyarakat dan pengunjung” ujar Mbah Marji.

Upacara Ganti Langse diawali Kirab Langse dari Umbul Jamber disertai penari dan rombongan yang membawa gunungan. Usai sampai di Pelenggahan Agung, Penari yang masih sudi tampil menarikan Tari Bedoyo Srigati, dan dilanjutkan Penggantian Langse oleh tokoh setempat. Usai acara Ganti Langse dilanjutkan Bancakan atau Syukuran yang dibagikan ke pengunjung dan masyarakat sekitar, serta dilanjutkkan Pagelaran wayang semalam suntuk.

Source http://rri.co.id http://rri.co.id/madiun/post/berita/318101/budaya/malam_purnama_ganti_langse_di_srigati.html
Comments
Loading...