Makna Penggunaan Bunga Melati dalam Pernikahan Adat Jawa

0 1.308

Makna Penggunaan Bunga Melati dalam Pernikahan Adat Jawa

Bunga Melati menjadi satu kesatuan dalam tradisi, khususnya bagi masyarakat di Jawa.Ronce melati, bunga tersebut tidak hanya digunakan sebagai pemanis saja, tetapi menyimpan makna dan sejarah. Bunga ini menjadi salah satu properti penting untuk pernikahan.

Tak heran bunga melati menjadi ‘bunga wajib’ dalam pernikahan. Pengantin wanita adat Jawa atau Sunda, memakai roncean melati sebagai hiasan kepala.

Pengantin Makassar dan Bugis juga menghiasi rambutnya dengan kuncup melati yang disematkan ke rambut menyerupai butiran mutiara.

Sementara pengantin pria Jawa menghiasi keris mereka dengan rangkaian melati yang disebut roncean usus-usus. Hal ini untuk menambah kejantanan dan kegagahan sang laki-laki.

Pemakaian roncean usus-usus merujuk pada bentuknya yang menyerupai usus dan dikaitkan dengan legenda Haryo Panangsang. Sosok kesatria sejati dan pantang menyerah dalam legenda inilah yang dianggap asal mula pemakaian ronce melati pada keris pengantin pria dalam tradisi Jawa.

Melati dianggap bunga yang melambangkan kesucian, keanggunan, dan ketulusan. Pemakaian melati dalam acara pernikahan juga tak bisa terlepas dari makna di balik bunga ini sendiri.

Bunga melati merupakan bunga yang berukuran kecil, namun aroma wanginya amat semerbak. Ciri khas ini pula membuat bunga melati melambangkan keindahan dalam kesederhanaan dan kerendahan hati. Sehingga tidak heran bila bunga yang satu ini di gunakan dalam tradisi dan pelaksanaan kegiatan yang sangat sakral dan penting.

 

Source Makna Penggunaan Bunga Melati dalam Pernikahan Adat Jawa cirebontrust.com
Comments
Loading...