Makna Motif Batik Simbar Lintang Pada Upacara Perkawinan Yogyakarta

0 89

Makna Motif Batik Simbar Lintang Pada Upacara Perkawinan Yogyakarta

Tata rias pengantin Jawa mempunyai simbol-simbol yang berkaitan dengan falsafah hidup orang Jawa yang bernilai tinggi dan bermakna dalam. Masyarakat Jawa percaya dan meyakini, bahwa makna yang terkandung dalam lambang tata rias pengantin khususnya dalam pemakaian kain batik dengan motif tertentu tidak boleh sembarangan.

Hal ini akan mempengaruhi kehidupan pengantin di masa depan. Berbagai motif kain batik yang kerap digunakan pasangan pengantin gaya Yogyakarta, yakni motif grompol, truntum, cakar ayam, simbar lintang, parang kusuma, sida luhur, sida mukti, sida asih, semen ageng. Masing-masing motif kain batik tersebut memiliki beberapa variasi lagi, dan secara konotatif mempunyai arti lambang yang berbeda, tetapi mempunyai pengertian makna yang sama, yaitu pengertian mengenai hidup, cinta dan kebahagiaan.

Motif ceplok yang menggambarkan rupa angkasa yang bermandikan cahaya bintang di malam hari. Pola batik simbar lintang terdiri dari motif bersimbar bertajuk empat dan motif bunga bertajuk delapan. Motif tersebut memiliki arti serupa dengan jantra atau cakra, yang dalam kepercayaan Hindu Jawa dianggap sebagai lambang hidup yang kekal.

Simbar lintang memiliki makna agar pasangan pengantin senantiasa mendapatkan anugerah yang berupa kesentosaan, kebahagiaan, makmur sandang pangan, dan sejahtera selama-lamanya. Batik simbar tersebut dikenakan sebagai busana pengantin pria dan wanita dalam upacara sepasaran.

Source https://www.weddingku.com/ https://www.weddingku.com/blog/batik-dalam-upacara-perkawinan-yogyakarta
Comments
Loading...