Makna Kerata Basa, Cengkir : Kenceng Ing Pikir

0 595

Makna Kerata Basa, Cengkir : Kenceng Ing Pikir

Kerata basa dapat dimaknai sebagai singkatan dari satu kalimat ke dalam satu kata tertentu, sehingga satu kata tersebut dapat menyiratkan makna kalimatnya. Kerata basa juga sering disebut sebagai Jarwa Dhosok, yang berarti  penjabaran/keterangan (jarwa) yang disingkat (dhosok/ndhesek). Kata “Kerata basa” sendiri berarti asal-usul arti kata dalam bahasa.

Orang jawa memang sejak dulu dikenal sebagai orang yang kreatif dalam hal Othak-athik gathuk (menghubung-hubungkan sesuatu agar cocok), tak terkecuali dalam merangkai kata sehingga memiliki makna yang lebih filosofis.

Seperti halnya kerata basa Tebu (anteb ing kalbu) yang bermakna kemantapan hati, kata Cengkir dapat diartikan sebagai Kenceng ing pikir (Kuat dalam pikiran). Mantap dalam hati dan kuat dalam pikiran merupakan satu hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang untuk menggapai cita-cita mulia.

Dalam tradisi Jawa, cengkir juga sering dimanfaatkan dalam berbagai upacara adat seperti halnya acara resepsi pernikahan. Adapun cengkir yang dipakai adalah Cengkir kuning/gading. Gading atau warna kuning berasal dari kata kalbu kang wening (hati yang bening/bersih). Dari cengkir gading inilah ada sebuah pesan bahwa kedua mempelai diharapkan dapat memiliki kemauan yang kuat dan suci untuk dapat mencapai tujuan bersama.

Source http://kesolo.com http://kesolo.com/kerata-basa-asal-usul-kata-kaya-makna/
Comments
Loading...