Makna Kembar Mayang Pada Pengantin Jawa

0 6.889

Makna Kembar Mayang Pada Pengantin Jawa

Sepasang hiasan simbolik yang terbuat dari rangkaian janur, debog (batang pohon pisang), beberapa buah dan kembang panca warna. Benda ini di kenal dengan umbul rampe yang di sebut dengan Kembar Mayang. Dua Kembar Mayang dibuat sejak acara midodareni, berukuran setinggi sekitar satu meter. Biasanya seorang pria dan wanita mengusung kembang mayang tersebut dengan disertai sepasang cengkir gading saat upacara panggih.

Ada empat janur yang  terdapat dalam Kembar Mayang. Janur yang dianyam menyerupai bentuk keris bermakna melindungi dari marabahaya, di harapkan berhati-hati dalam mengarungi suatu kehidupan dengan sama-sama.

Janur yang dianyam seperti bentuk belalang dalam berkeluarga agar terhindar dari suatu halangan yang menimpa. Janur yang berbentuk payung bermakna pengayoman, dan janur yang berbentuk burung melambangkan burung merpati yang selalu setia dan selalu bersama dengan pasangannya.

Makna yang terkandung dalam kembang panca warna diantaranya : Beringin berarti agar kedua mempelai bisa saling mengayomi, daun lancur bermakna agar kedua mempelai hendaknya mampu berpikir panjang dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup. Serta Daun puring, supaya dalam keluarga tidak terjadi uring-uringan atau dapat menahan segala macam amarah yang ada. Daun andong, untuk menjaga sopan santun terhadap sesama.

Sejak dahulu Kembar mayang dipercaya sebagai pinjaman dari para dewa, sehingga setelah upacara selesai harus dikembalikan dengan membuang di perempatan jalan atau dilabuh atau juga bisa di larutkan ke laut secara langsung.

Ritual nebus kembar mayang biasanya dilakukan dengan cara membeli kembar mayang dari si pembuatnya. Kembar mayang ditebus oleh orang tua dari pihak mempelai wanita dan selanjutnya dibawa oleh sepasang perawan dan perjaka atau disebut Prawan Sunthi dan Joko Kumolo.

Sewaktu wanita dan laki-laki atau mempelai saling di pertemukan. Prawan Sunthi dan Joko Kumolo yang bertugas membawa kembar mayang tadi mengiringi di sampingnya. Jika mempelai wanita masih perawan, cara membawa kembar mayang diangkat sejajar pundak. Namun jika mempelai wanita sudah hamil cara membawakannya harus ada di bawah perut dan tidak boleh berada di atas perut.

Buah yang biasanya digunakan adalah nanas yang diletakkan di posisi paling atas, kadang-kadang ditambah apel dan jeruk. Sindur  di sebut juga dengan selendang pinggang berwarna merah-putih juga dibebatkan pada kembar mayang.
Source Makna Kembar Mayang Pada Pengantin Jawa kesolo
Comments
Loading...