Makna dan Filosofi Begalan Banyumas

0 81

Makna dan Filosofi Begalan

Begalan adalah salah satu tradisi masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Begalan menjadi salah satu ritual dalam pernikahan yang diwariskan secara turun temurun di kalangan masyarakat Banyumas. Begalan dalam bahasa Banyumas mempunyai arti rampok atau perampok, yaitu dimana rombongan pengantin pria yang membawa barang-barang dicegat akan tetapi setelah itu dilepaskan kembali.

Pada zaman dahulu Begalan digunakan untuk acara ruwatan atau ritual pembersihan diri. Seiring berjalannya waktu, begalan diadakan dalam ritual pernikahan yang mengandung pesan atau rambu-rambu bagi calon pengantin. Tradisi Begalan biasa dilaksanakan dalam rangkaian acara pernikahan, yaitu jika yang dinikahkan anak pertama dengan anak pertama, anak pertama dengan anak terakhir, dan anak satu-satunya dengan anak pertama atau anak terakhir.

Begalan diperankan oleh dua orang. Seorang pertama membawa atau memikul barang-barang peralatan dapur yang bernama Gunareka. Dan seorang lain bertindak sebagai pembegal atau perampok yang bernama Rekaguna. Dalam pelaksanaan tradisi Begalan, seorang yang membawa barang-barang peralatan dapur tersebut menggunakan pikulan. Peralatan dapur yang dibawa tersebut mempunyai makna dan pesan untuk pengantin pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Barang-barang yang dibawa diantaranya pikulan, ilir, kusan, iyan (tampah berbentuk kotak), centhong, dan kendil. Masing-masing barang tersebut mempunyai makna tertentu, yaitu :

  1. Pikulan, mempunyai makna bahwa dalam berumah tangga harus mempunyai keseimbangan yaitu keseimbangan antara pengantin putra dan putri
  2. Ilir, mempunyai makna ketika salah satu dari pasangan pengantin tersebut sedang marah maka yang satunya harus bisa mendinginkan atau ngadem-ngademi. Hal itu sama dengan ilir yang digunakan ketika sedang kegerahan atau kepanasan.
  3. Kusan, mempunyai makna supaya dalam berumah tangga kebutuhan pokoknya bisa terpenuhi
  4. Iyan (tampah kotak), mempunyai makna bahwa pasangan pengantin harus siap hidup di lingkungan masyarakat
  5. Centhong, mempunyai makna bahwa pengantin pria harus bertanggung jawab dan bekerja keras
  6. Kendil, berisi beras kuning dan uang. Beras kuning menggambarkan kebutuhan pangan dan uang menggambarkan kebutuhan sandang dan papan.
Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Makna-dan-Filosofi-Begalan/
Comments
Loading...