Makna Batik Lurik Lasem dalam Upacara Mitoni

0 96

Dalam tradisi Jawa, saat calon ibu menginjak usia kehamilan tujuh bulan, maka akan digelar acara tujuh bulanan. Salah satu hal yang dilakukan dalam upacara yang diebut Mitoni itu, calon ibu harus mencoba tujuh kebaya dan tujuh kain batik.

Batik yang digunakan juga bukan sembarang batik. Tiap kain batik memiliki nilai filosofi tinggi yang juga sebagai untaian dan dan pengharapan pada Maha Kuasa, agar menjadikan bayi yang dilahirkan memiliki kepribadian yang baik.

Proses penggantian batik sebanyak 7 kali ini cukup seru, karena melibatkan seluruh tamu yang datang. Pada pergantian kebaya dan batik pertama hingga keenam, para keluarga dan kerabat yang hadir harus mengatakan tidak cocok. Hingga akhirnya saat mencoba kebaya dan kain batik ketujuh, semua orang bilang cocok.

Salah satunya yaitu batik Lurik Lasem yang motifnya paling sederhana. Hal ini memiliki filosofi bahwa manusia hidup harus sederhana. Ada juga filosofi lain yaitu terdapat dua garis di dalam batik Lurik Lasem, yakni garis vertikal menandakan hubungan kita dengan Tuhan dan garis horizontal menandakan hubungan kita dengan sesama manusia.

Source http://www.beritasatu.com/gaya-hidup/311385-cerita-filosofi-7-lembar-batik-di-upacara-mitoni.html http://www.beritasatu.com
Comments
Loading...