Larangan Orang Jawa yang Berkembang

0 234

Larangan Orang Jawa yang Berkembang

 

Larangan yang ada di masyarakat Jawa biasanya memiliki sebuah maksud. Larangan yang berkembang di antaranya yaitu :

1.Dilarang Memotong Kuku Malam Hari

Sebenarnya mitos ini bertujuan untuk menghindari supaya tangan orang yang sedang memotong kuku tidak terluka saat memotong kuku di malam hati, sebab pada jaman dahulu jarang adanya penerangan.

2. Mencuci Kaki Sebelum Masuk Rumah, Supaya Tidak “Ditempeli”

Di depan rumah orang jaman dulu selalu ada gentong yang berisi air yang berfungsi untuk mencuci kaki, tangan, dan wajah, sebelum masuk rumah tersebut. Konon katanya, jika tidak mencuci kaki setelah berpergian, katanya kita masih “ditempeli” (diikuti setan).

Sedangkan untuk sekarang, mungkin istilah “ditempeli” bukanlah suatu hal yang masuk akal, walaupun ada eksperimen metafisik dan spiritual yang sudah membuktikan kebenarannya. Mungkin alasan yang lebih masuk akal yaitu agar rumah terjaga kebersihannya. Sehingga kebersihan akan selalu terjaga.

3. Dilarang Mengambil Makanan di Meja Sebelum Orang Yang Lebih Tua

Mitos Jawa ini juga soal kesopanan, dimana orang Indonesia, terutama orang Jawa memang menjunjung tinggi kesopanan.  Mitos ini bertujuan untuk mendidik anak-anak menghargai orang yang lebih tua.

4. Dilarang Mainan Beras, Nanti Tangannya Bisa “Keteng”

Mitos ini menunjukkan bahwa betapa berharganya bahan pangan yang merupakan makanan pokok dalam budaya kuliner orang Jawa. Mitos ini hanya berlaku untuk beras. Keteng dalam bahasa Indonesia jari-jari tangan maka akan lengket, sehingga di takuti anak-anak tidak melakukan hal tersebut.

5. Makan Sambil Tiduran Bisa Menjadi Ular

Dahulu konon katanya jika makan sambil tiduran bisa menjadi ular. Alasanya yang masuk akal tentunya makan sambil tiduran tidak baik untuk masalah percernaan. Mitos ini berkembang untuk menakuti orang jaman dulu. Agar makan dengan posisi duduk agar aliran makanan juga lancar.

 

Source Larangan Orang Jawa yang Berkembang vowasiknya.com
Comments
Loading...