Koloan, Tradisi Sunatan Suku Osing Banyuwangi

0 25

Koloan, Tradisi Sunatan Suku Osing Banyuwangi

Bagi anak-anak Suku Osing di Desa Kemiren yang akan khitan atau sunat wajib menjalani ritual khusus yang disebut Koloan. Koloan artinya jebakan. Ritual Koloan dilaksanakan untuk mempersiapkan mental karena biasanya seorang anak merasa takut kalau disunat.

Dalam tradisi Koloan, sang anak yang akan menjalani khitan harus ditetesi darah ayam yang dipimpin oleh pemimpin ritual. Dengan bertelanjang dada, si anak duduk di atas kursi kayu kecil, di depannya disajikan beberapa sesaji. Sang pemimpin ritual lalu mengucapkan doa dalam Bahasa Osing sambil mengusapkan bedak di wajah si anak.

Setelah itu seekor ayam jago warna merah disembelih. Ayam yang dipakai tidak boleh sembarangan, bulunya harus berwarna merah dan belum pernah kawin. Darah segar yang keluar dari leher ayam kemudian diteteskan di atas kepala si anak hingga ayamnya mati. Setelah itu pemimpian ritual akan mengusapkan pitung tawar pada kepala si anak. Pitung tawar terbuat dari beras dan kunir, tujuannya agar si anak mempunyai kekebalan dari segala jenis penyakit dan marabahaya.

Kemudian si anak dibawa ke sungai dan dimandikan oleh pemimpin ritual. Ketika berjalan ke sungai, si anak juga harus melewati benang yang diletakkan melintang di tanah. Bagi anak yang sudah menjalani ritual Koloan dipercayai tidak lagi merasa takut saat akan disunat. Menurut salah satu pemimpin ritual Koloan, Sanusi Marhaedi, menyembelih ayam merupakan simbolisasi pengorbanan seperti yang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim yang mengorbankan anaknya Nabi Ismail. Harapannya setelah disunat nantinya si bocah bisa berbakti pada orangtuanya dan meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail. Selain itu juga diharapkan agar setelah melakukan pengorbanan semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada halangan. Ritual Koloan akan diakhiri dengan makan bersama di halaman orangtua si anak dengan menu khas suku Osing, yaitu pecel pithik yang dihadiri oleh para tetangga.

Source http://pemanduwisatabudaya2015.blogspot.co.id/ http://pemanduwisatabudaya2015.blogspot.co.id/2016/01/tugas-3-pariwisata-sejarah-dan-budaya_3.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.