Kobhung: Tempat Pewarisan Nilai

0 29

Kobhung: Tempat Pewarisan Nilai

Fungsi langgar (Kobhung) selain tersebut di atas justru yang paling urgen adalah sebagai pewaris, pelestari, dan penerus nilai-nilai lama Madura. Nilai-nilai dimaksud sebagaimana tersirat dalam “Babhurughan Becce’” (Nasehat terpuji) yang masih relevan dan harus diperhatikan sebagai jatidiri Madura, seperti:

Ghaghaman (Sandjhata otaba sekebbha manossa) Sekebbha oreng anabarna: “Kerres, tombhak, peddhang, djambija, badiq, lantjoradjam ban salaenna” Kep-sekep se ella kasebboet e atas djarejakabbhi tadaq se bhagoessa ngongkole so kep-sekep se esebbhoetaghi e baba reya:

Tello parkara areja kodhoe e djaga: djila, adhat, kalakowan.

Tello parkara areja kodhoe ekaandhiq: ate sattja (esto), ate sottje, djodjoer.

Tello parkara reja kodhoe e kabhadjhiqi: mangghaqan, nespa, taq andiq panarema.

Tello parkara reja kodhoe e pejara (eomesse): bakto badja, pesse, kabarasan.

Tello parkara areja kodhoe e hormati (e adjhiqi): omor, oewet (ondhang naghara), aghama.

(Senjata (Senjata atau pedoman berperilaku manusia) Senjata manusia bermacam-macam: “keris, tombak, pedang, jambiya, badik, celurit, dan lain-lain.

Senjata-senjata yang telah disebut diatas, tidak ada yang mengungguli pedoman berperilaku yang akan disebut dibawah ini:

Tiga perkara yang harus dijaga: lidah, adat, tingkah laku,

Tiga perkara yang harus dimiliki: hati tulus, hati suci, dan sikap jujur,

Tiga perkara yang harus dibenci: sifat tega, rendah diri, tidak pernah puas,

Tiga perkara yang harus dipelihara (diperhatikan): waktu, uang, dan kesehatan,

Tiga perkara yang harus dihargai: umur, undang-undang negara, agama, )

Pewarisan nilai melalui langgar atau Kobhung tersebut setidaknya mengarah pada sifat dan karakter manusia Madura yang meliputi etika kesopanan, hormat, dan agama.

Source http://www.lontarmadura.com/ http://www.lontarmadura.com/kobhung-bangunan-tradisional-masyarakat-madura/4/
Comments
Loading...