Kleduk Kleneng, Tradisi Kota Proklamator Yang Muncul Saat Gerhana Matahari

0 100

TRADISI KLEDUK KLENENG merupakan salah satu tradisi di sebuah desa daerah Blitar. Tradisi ini merupakan tradisi yang biasa dilakukan masyrakat sekitar desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, setiap kali ada gerhana matahari. Tradisi ini dipercaya oleh masyarakat untuk mengusir energi negatif dari adanya peristiwa gerhana matahari.

Prosesi Kleduk Kleneng

Tradisi dilakukan ketika gerhana matahari sudah mencapai 90 persen, warga yang berkumpul di rumah sesepuh desa mulai menyalakan obor yang dipasang mengelilingi halaman. Ketika alam sudah gelap, para pria yang kebanyakan bapak-bapak mulai menabuh lesung, gerabah, atau benda apa saja yang ada disekitar mereka untuk dibunyikan bersama-sama.

Irama nada dari berbagai alat yang dibunyikan itu dipadukan dengan tembang Jawa yang berisi tuntutan menjalani hidup sederhana dan pasrah kepada Kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Tabuhan lesung dan berbagai alat bunyi disimbolkan untuk mengusir dampak negatif dari munculnya gerhana matahari. Kalau jaman dahulu istilahnya digunakan untuk mengusir Bathara Kala supaya tidak mencaplok bumi. Atraksi memukul lesung itu dilakukan cukup lama, sejak awal proses gerhana hingga gerhana selesai. Mereka juga sesekali mengamati gerhana matahari, namun tidak dilakukan dengan menatap matahari langsung, melainkan melihat proses gerhana lewat air.

Warga sekitar telah mempercayai salah satu cara untuk melihat gerhana matahari, yakni dengan cara menyiapkan ember berisi air untuk melihat penampakan gerhana matahari. Zaman dulu sebelum ada imbauan dari dokter atau pemerintah untuk tidak melihat gerhana matahari langsung, orang Jawa sudah punya metode sendiri untuk melihatnya.

Bedanya, penabuh lesung di sini harus wanita yang sudah tidak perawan karena sudah punya pengalaman dalam mengaruhi hidup. Salah satu mitos yang dipercayai warga sekitar ketika menjalankan tradisi kleduk keleneng ialah menggigit kreweng atau pecahan tembikar untuk perempuan yang sedang hamil saat itu. Namun kini tradisi Kleduk Kleneng atau memukul lesung saat terjadinya gerhana, nyaris punah ditelan zaman. Padahal tradisi tersebut juga mengandung nilai-nilai pembelajaran dan kearifan local, yang seharusnya terus dilestarikan.

 

 

Source Kleduk Kleneng, Tradisi Kota Proklamator Yang Muncul Saat Gerhana Matahari Kleduk Kleneng, Tradisi Kota Proklamator Yang Muncul Saat Gerhana Matahari Kleduk Kleneng, Tradisi Kota Proklamator Yang Muncul Saat Gerhana Matahari
Comments
Loading...