Kirab Sapi Desa Sruni Rayakan Syawalan Di Kabupaten Boyolali

0 147

Kirab Sapi Desa Sruni Rayakan Syawalan Di Kabupaten Boyolali

H+7 lebaran adalah saat yang paling ditunggu untuk merayakan lebaran Syawal atau lebaran ketupat. Bagi sebagaian besar warga yang merayakanya, hari besar setelah hari lebaran di bulan Syawal ini sangat akrab dengan hidangan ketupat opornya. Namun begitu, berbeda dengan warga Desa Sruni di Kecamatan Musuk, Boyolali, yang biasa mengikut-sertakan ternak mereka dalam perayaan lebaran Syawal itu.

Desa Sruni merupakan bagian administratif dari Kecamatan Musuk, bagian selatan Boyolali yang berbatasan langsung dengan D.I. Yogyakarta. Kecamatan Musuk sendiri adalah kawasan yang dikenal sebagai kawasan peternakan sapi di kabupaten yang memang juga dikenal sebagai kawasan peternakan sapi.

Bagi warga desa yang telah turun temurun menggantungkan hidup dari beternak, ternyata sapi telah menjadi satu bagian penting dari budaya yang telah mereka jalani secara turun temurun. Begitu pentingnya hewan ternak bagi warga Desa Sruni itu dapat dilihat dari tradisi kirab sapi yang rutin mereka gelar setiap tanggal 8 di bulan Syawal.

Pada hari yang telah ditetapkan itu, 8 Syawal, warga Desa Sruni rutin menggelar tradisi kirab sapi yang sebenarnya adalah menggembalakan sapi secara massal. Dalam tradisi kirab sapi Desa Sruni itu, dimasukanlah unsur-unsur lebaran Syawal yang semakin membuat tradisi yang konon terilhami dari cerita kebiasaan Nabi Sulaiman itu sangat khas dan hanya dapat ditemui di Sruni, Musuk, Boyolali.

Prosesi kirab sapi yang digelar warga Desa Sruni diawali dengan kendurian ketupat yang berlangsung pagi hari sekitar jam 6. Setelah kendurian selesai digelar warga pun kembali ke rumah masing-masing. Dan sekitar jam 7 pagi mereka pun kembali berkumpul di titik desa. Namun kali ini mereka kembali bersama sapi ternak mereka.

Kebiasaan lain yang juga berlangsung adalah sebelum berangkat membawa sapi mereka, sapi-sapi tadi biasa diberi makan ketupat terlebih dahulu. Karena itulah lebaran Syawal di kawasan ini juga dikenal sebagai bakda sapi atau lebaran sapi, saat sapi-sapi mendapat hidangan istimewa lebaran berupa ketupat.

Sapi-sapi yang dibawa dalam kirab sapi biasa dikalungi dengan rangkaian ketupat. Bahkan, ada juga beberapa warga yang menyemprotkan minyak wangi ke tubuh sapi layaknya manusia yang akan berpergian.

Dalam gembala sapi massal mengelilingi desa itu, puluhan sapi biasa ikut serta dalam kirab. Bahkan tidak hanya sapi, warga juga turut menyertakan ternak lain seperti kambing dalam kirab sapi Desa Sruni. Kirab sapi mengelilingi desa tidak akan berlangsung lama. Setelah mengelilingi desa, warga dan ternak mereka akan kembali ke rumah masing-masing dan tradisi kirab sapi pun selesai digelar.

Source http://chic-id.com http://chic-id.com/kirab-sapi-desa-sruni-rayakan-syawalan-di-kabupaten-boyolali/
Comments
Loading...