Kirab Pusaka Abirawa Batang

0 352

Kirab Pusaka Abirawa Batang

Kirab Pusaka Di Kabupaten Batang biasa dilaksanakan setiap menyambut hari jadi Kabupaten Batang yaitu tepatnya tanggal 7 April satu hari sebelum ulang tahun kota Batang. Kirab Pusaka ini memamerkan senjata-senjata pusaka darin warisan raja-raja yang pernah berkuasa di kota Batang. Pelaksanaan Kirab ini selain untuk menjaga warisan kekayaan budaya juga sebagai langkah untuk menjaga adanya budaya yang tercantum pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006.

Sebelum acara kirab pusaka ini dimulai, terlebih dahulu digelar upacara pemberangkatan dari Pendopo sebagai kegiatan pembukaan proses kirab pusaka. Proses kirab biasanya dilakukan mengelilingi daerah Batang dan berakhir kembali di Pendopo Kabupaten Batang. Masyarakat Batang sangat antusias dalam memeriahkan acara kirab ini, dari anak-anak sampai orang tua datang dan bergabung memeriahkan acara ini. Pusaka yang terkenal pada Kirab ini Adalah Pusaka Tombak Kyai Abirawa yang memiliki panjang hampir 7 meter. Pusaka yang berasal dari Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochmat atau Kanjeng Sunan Sendang. Kanjeng Sunan Sendang adalah Aulia/Wali pada zaman Kasultanan Demak Bintoro di bawah Sultan Trenggono. Beliau berasal dari Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Dengan acara ini dipercaya masyarakat sebagai kegiatan untuk menolak balak/ hal-hal buruk di kota Batang. Selain itu pula ada iring-iringan orang menyebar uang receh dan orang-orang yang mebawa hasil-hasil bumi yang kemudian di perbutkan oleh sebagian masyarakat yang dipercaya membawa berkah dalam ritual iring-iringan.

Source http://suryadaniarsa.blogspot.co.id http://suryadaniarsa.blogspot.co.id/2013/01/kebudayaan-kirab-pusaka-di-kabupaten.html
Comments
Loading...