budayajawa.id

Kidung Harsawijaya

0 64

Kidung Harsawijaya

Kidung Harsawijaya menceritakan tentang jatuhnya Kerajaan Singasari dan munculnya kerajaan baru yang berlandaskan pada kerajaan sebelumnya, Majapahit. Singasari dipimpin oleh raja yang bernama Narashinga, beserta permaisurinya raja memiliki putera bernama Harsawijaya. Harsawijaya adalah putera raja yang cerdas, tampan dan gagah berani.

Sepeninggal Raja Narashinga dan permaisurinya tahta kerajaan diwariskan secara sementara kepada sepupu raja, Kertanegara sampai pangeran Harsawijaya sudah cukup umur untuk bertakhta menggantikan ayahnya. Namun selama kepemimpinan Kertanegara kerajaan Singasari mengalami kemunduran, banyak para brahmana dan para pejabat tinggi mengundurkan diri karena tidak setuju dengan cara Kertanegara menggunakan kekuasaannya. Ketika Harsawijaya sudah cukup umur untuk dinobatkan sebagai raja, Kertanegara mengundurkan diri dan memutuskan untuk menyerahkan puterinya sendiri Puspawati dan Pusparasmi kepada Harsawijaya untuk dijadikan isteri.

Kemudian Anengah, sang patih mengusulkan agar diadakan suatu ekspedisi ke Melayu dan memaksa raja negri itu untuk menyerahkan kedua puterinya Dara Petak dan Dara Jingga kepada Harsawijaya untuk dijadikan permaisuri. Raganata pun juga sudah memperingatkan bahwa Jayakatwang raja Kadiri sudah lama tidak menghadap ke Singasari namun peringatan dari Raganata diabaikan dan istana pun dibiarkan dengan pasukan penjaga yang sangat minim. Akhirnya ekspedisi dimulai dari Tuban. melihat keadaan keraton yang tidak dilindungi oleh pasukan-pasukan maka Wiraraja pejabat yang dipecat pada masa pemerintahan Narashinga menggunakan kesempatan itu untuk balas dendam. Segera Wiraraja mengutus anaknya Wirondaya untuk datang ke Kadiri menghasut Jayakatwang agar ia memberontak Singasari.

Kemudian Jayakatwang meminta nasihat kepada patihnya, patihnya pun menyarankan untuk tidak menyianyiakan kesempatan itu dan kembali merebut kemerdekaannya. Akhirnya Jayakatwang membagi pasukannya menjadi dua bagian, pasukan pertama menyerang dari arah utara dan pasukan kedua dari arah selatan. Pasukan dari arah utara berhasil dikalahkan oleh Singasari namun tidak menyangka bahwa pasukan dari selatan yang sebelumnya bersembunyi dihutan telah memberontak didalam keraton, akhirnya Singasari lumpuh, Kertanegara tewas dan Harsawijaya lari ke arah timur karena tidak mampu melawan pasukan Kadiri. akhirnya kemenangan saat itu ditangan Daha (Kadiri).

Source Kidung Harsawijaya Beautyroom
Comments
Loading...