Keunikan Budaya Suku Baduy: Masih Berlakunya Perjodohan

0 293

Keunikan Budaya Suku Baduy: Masih Berlakunya Perjodohan

Salah satu suku yang terkenal adalah Suku Baduy Dalam yang terletak di daerah Banten, tepatnya Kabupaten Lebak Banten. Nama Baduy Dalam berawal  dari sebutan yang diberikan oleh para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan masyarakat yang hidup secara nomaden tersebut dengan kelompok masyarakat Arab “Badawi”.

Kemungkinan lain adalah karena di wilayah bagian utara suku ini terdapat sungai yang disebut sungai Baduy Dalam. Sementara mereka sendiri lebih suku menyebut diri sebagai “orang kenekeas” sesuai dengan nama wilayah mereka. Terdapat dua versi yang berbeda mengenai asal usul suku baduy.

Menurut kepercayaan yang mereka anut, orang kenekeas adalah keturunan Batara Cikal yang merupakan salah satu dewa atau batara yang turun ke bumi. Asal usul tersebut juga sering dikait-kaitkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama manusia.

Hingga saat ini orang Baduy masih sangat menjaga kearifan lokalnya. Hal ini kemudian menjadi daya tari perkampungan suku Baduy sebagai wisata budaya. Tidak heran jika banyak wisatawan yang berkunjung ke perkampungan suku Baduy. Nah, sebelum anda berkunjung ke perkampungan suku Baduy,  Berikut  fakta unik suku Baduy yang wajib anda ketahui:

Masih Berlakunya Perjodohan

Perjodohan memang sudah tidak lazim bagi masyarakat modern. Dalam kehidupan masyarakat modern, urusan jodoh memang diserahkan sepenuhnya kepada sang anak, orang tua hanya memberi restu. Namun, hal itu tidak berlaku bagi  Suku baduy Baduy Dalam Dalam.

Seorang gadis yang berusia 14 tahun akan dijodohkan dengan laki-laki yang berasal dari suku Baduy Dalam .Selama proses perjodohan orang tua laki-laki bebas memilih wanita yang ingin dijodohkan  dengan anaknya. Namun, jika belum ada yang cocok, laki-laki maupun perempuan harus rela menerima pilihan orang tuanya atau pilihan Pu’un.

Source https://www.romadecade.org/ https://www.romadecade.org/suku-baduy/#!
Comments
Loading...