Kesenian Ujian Tari Jawa Tengah II

0 151

Ujian Tari Jawa Tengah II merupakan satu mata kuliah di Sendratasik,  Universitas Negeri Semarang khususnya di semester V yang bertujuan agar mahasiswa dapat mengimitasi kesenian daerah yang ada di Jawa Tengah yang pada semester ini difokuskan pada kesenian Kuda Kepang.

Pada tahun ini tema yang diangkat adalahBatari Gumilang yang mempunyai makna, bahwa para mahasiswa ini adalah kelompok-kelompok putri yang gumilang atau cemerlang di kesenian khususnya tradisi Jawa Tengah.

Tarian yang ditampilkan ada 10 tarian, mulai Karisidenan Blora dengan Jaranan Blora dan Jathil Barongan Samin Edan, Karisidenan Cilacap dengan Ebeg Dowoh Budoyo Banyumasan dan Jantra Kridha Kencana, Karisidenan Semarang dengan Gambuh dan Taruno Muda Pidekso, Karisidenan Surakarta dengan Budayan Kridha dan Jathilan Rewo Surowono dan Karisidenan Wonosobo dengan Jaranan Dem dan Tari Masal Temanggungan.

Ujian Tari Jawa Tengah II ini dipentaskan di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang, tepatnya pada tanggal 26 Novemberi 2018 pukul 08.30 sampai selesai dengan dosen pembimbing Drs. Indriyanto, M.Hum, Rimasari Pramesti Putri, S.Pd., M.Pd, Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum, Dr. Restu Lanjari, S.Pd., M.Pd dan Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A.

Ada beberapa penilaian dalam Ujian Tari Jawa Tengah II yaitu penilaian proses dan hasil, dimana awalannya mahasiswa melakukan observasi kedaerah-daerah yang terdiri dari 5 Karisidenan, antara lain Karisidenan Surakarta, Karisidenan Pati, Karisidenan Kedu, Karisidenan Semarang dan Karisidenan Banyumas.

Penilaian proses dilakukan sejak mahasiswa tersebut terjun dilapangan dan menggeluti kesenian tradisi masing-masing, bagaimana para mahasiswa ini menemukan kesenian, bersosialisasi dengan masyarakat sampai belajar kuda kepang ini dari tempat aslinya disana.

Setelah bereksplorasi disana kemudian di bawa ke kampus dengan proses bimbingan, kemudian dilakukan penilaian hasil. Kegiatan ini sangat membantu sekali untuk Fakultas Bahasa dan Seni, khususnya Unnes yang merupakan Universitas Konservasi dan ini juga merupakan salah satu upaya FBS (Sendratasik) untuk konservasi terhadap seni tradisi.

Fakultas Bahasa dan Seni sendiri berkonsentrasi kepada budaya pesisir, yang salah satu seni budayanya dalah Kuda Kepang yang merupakan lokalitas seni pesisir yang merupakan penggambaran akumulasi budaya-budaya yang ada di Jawa Tengah, ujar Drs. Bintang Hanggoro Putra, M.Hum.

Waktu yang disediakan untuk kegiatan ini adalah satu semester yang dibagi menjadi 4 minggu untuk observasi lapangan kemudian 8 minggu proses di kampus untuk membentuk gerak busana dan iringan, kemudian minggu terahkhir dengan persiapan pementasan.

Karena ini mengimitasi kesenian tradisional maka para mahasiswa harus bisa menampilkan semua sesuai dengan aslinya, sehingga di butuhkan kemampuan seorang mahasiswa untuk menterjemahkan itu semua, karena tiap-tiap daerah mempunyai spesifikasi  atau karakteristik yang tidak dipunyai daerah lainnya.

Tujuan dari semua ini adalah untuk melatih para mahasiswa bisa terjun di masyarakat dapat menjadi pelopor dalam pertumbuhan kesenian tradisi, ikut mengembangkan dan melestarikan serta mensosialisasikan agar kesenian tradisi ini tidak hilang dimakan oleh jaman.

Source https://myimage.id https://myimage.id/ujian-tari-jawa-tengah-ii/
Comments
Loading...