Kesenian Thek – Thek Kenthongan Banyumas

0 185

Kesenian Thek – Thek Kenthongan Banyumas

Kesenian Thek – Thek Kenthongan begitu orang Banyumas menyebutnya ini bisa dibilang sedikit semi modern menyerupai seperti Marching Band. Thek – Thek Kenthongan terdiri dari 30 – 60 orang yang masing – masing mempunyai peranan sendiri. Thek – Thek Kenthongan terdapat angklung, gambang, seruling untuk memainkan melodi.

Alat perkusi yang digunakan dalam kesenian Thek – Thek Kenthongan pun hampir sama dengan Marching Band yaitu sejenis Tam – Tam. Untuk penyelaras dan penyeimbang melodi di Thek – Thek terdapat gembung berfungsi sebagai senar drum. Di satu grup Thek – Thek Kenthongan juga terdapat sekelompok penari wanita dimana aksesoris yang digunakan tidak kalah meriah dibanding bendera yang dibawa oleh marching band.

Dalam hal aransemen musik dan koreografi Thek – Thek melodi yang dihasilkan oleh angklung, gambang, dll. Tetapi mereka semua membawakannya pula dengan menyanyi, lagu yang dimainkan pun bervariasi mulai dari langgam campur sari, dangdut, lagu daerah, Pop, bahkan lagu dari manca negara. Musik Thek – Thek Kenthongan yang dinamis ini mendapat tempat sendiri di hati masyarakat Banyumas. Event – Event besar  banyak dimeriahkan oleh Thek – Thek Kenthongan.

Perkembangan Thek – Thek kenthongan begitu pesat selama tujuh tahun terakhir ini. Terbukti banyak bermunculan grup atau paguyuban kesenian ini. Disatu kelurahan saja bisa terdapat 5 – 10 grup kesenian bahkan. Banyak sekolahan menjadikan kesenian ini sebagai kegiatan ekstrakulikuler.

Berbagai lomba – lomba diselenggarakan mulai dari tingkat kelurahan, kabupaten,dan tingkat karisidenan. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah yang telah disediakan serta yang tak kalah penting adalah menaikan pamor, harga jual dan kebanggaan tersendiri bagi masing – masing grup. Perlombaan dinilai dari kriteria arnsemen lagu, pemilihan lagu yang sesuai dengan tema, latar, dan kostum, kekompakan anggota, dll yang semua itu terangkum dalam satu display permainan.

Paguyuban Seni Thek – Thek Kenthongan biasanya dibentuk oleh pamong desa, juragan, suatu instasi tertentu, perkumpulan. Semua kegiatan operasionalnya sudah diakomodir dan dibiayai oleh instansi, juragan, pamong desa yang bersangkutan.

Kehadiran kesenian ini mendapatkan tempat sendiri di masyarakat Banyumas. Terbukti banyaknya masyarakat yang membanjiri setiap event Thek – Thek Kenthongan. Karena aransemen musik, gerak dan lagu kesenian ini sangat enak untuk dinikmati. Mulai dari anak kecil, remaja, bapak – bapak, ibu – ibu menyukainya. Kita patut memberi dukungan kepada mereka yang ingin melestarikan kebudayaan daerah.

Source http://kenthongan.blogspot.com/
Comments
Loading...