Kesenian Tari Topeng Ngreni, Yogyakarta

0 33

Tari Topeng Ngreni

Tari Topeng Ngreni merupakan tari klasik gaya Yogyakarta yang menggambarkan tentang seorang perempuan yang sangat cantik jelita yang menjadi cinta pertama Inu Kertapati. Wanita ini begitu anggun, cerdas, menawan walaupun berasal dari anak pendeta yang tinggal di lereng gunung. Selain cantik jelita, perempuan ini juga pandai dalam wawasan ilmu pengetahuan, tidak kalah dengan para putri Kraton. Tarian ini merupakan ciptaan dari Dr. KRT Sunaryadi Maharsisworo, SST, M.Sn. Tarian ini khusus diciptakan beliau dalam rangka menerima tamu (mahasiswa) dari negara-negara tetangga (Asean) seperti Thailand, Singapura, Philipina, Australia, New Zealand dan Fuji dalam rangka “Belajar Budaya Indonesia” yang bekerjasama dengan Depertemen Luar Negeri.

Tari ini ditarikan dalam acara Sapta Karya Tari sebagai Atraksi Budaya Tari  Yogyakarta yang diadakan di POS Rertno Aji Mataram  pada hari Senin tanggal 3 September pukul 19.00 sampai selesai. Selain tarian ini beliau disini juga menampilkan total 7 karya terbaru. Pusat Olah Seni dan Bahasa Retno Aji Mataram (POSRAM) adalah sebuah sanggar tari klasik gaya Yogyakarta dan tari modern yang berdiri pada tanggal 9 Juli 1984 yang didirikan oleh Dr. KRT. Sunaryadi Maharsisworo, SST. M. Sn. Sanggar tari ini mempunyai base camp di jalan Gedongkiwo MJ I/886 Yogyakarta 55142- Indonesia.

Acara ini sudah berlangsung yang ke 3 kali, dimana pada tahun 2017 dilaksanakan 2 kali yang bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Balai Pelestarian Nilai Budaya DIY. Kali ini Atraksi Budaya Tari  Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY. Sebuah produktifitas yang sangat tinggi dan layak diapresiasikan oleh semua pihak, selama dua tahun terakhir beliau sudah menghasilkan 21 tarian baru dalam bentuk tari klasik gaya Yogyakarta maupun tari kreasi baru. Ragam gerak pada Tari Topeng Ngreni  diambil dari ragam tari topeng putri dengan karakter mbrayak. Beberapa tekanan-tekanan yang digunakan pada tarian ini, seperti gerakan obah lambung atau gerakan menggunakan gerakan perut.

Gerak yang paling spesifik dari tari topeng,  ada pada gerak tari topengnya yang memainkan ornamen-ornamen tiap gerak-geraknya. Gerak topengnya harus selalu bergerak dan tidak boleh diam. Hal ini untuk mengekspresikan tari  topengnya walau geraknya halus,  tetap saja bergerak atau tidak mati. Inilah tarian dengan mengekspresikan topeng, bukan sekedar menari memakai topeng. Busana yang dipakai Tari Topeng Ngreni  ini disesuaikan dengan karakter tokoh yang ditarikan yang mana karakternya sama dengan Dewi Shinta dalam lakon Ramayana yang mempunyai karakter mbrayak. Pada bagian kepala menggunakan irah-irahan mahkota yang sering di pakai Dewi Shinta dengan topeng alus warna hijau. Bajunya memakai mekak dengan asesoris border warna emas, sumping, klat bahu, kalung susun tiga, slepe, sampur dengan motip cindhe.

Kain jariknya dengan motip kawung. Motip kawung dulu merupakan motip larangan, tidak boleh sembarang orang memakainya. Hanya para raja dan pangeran yang boleh memakainya. Dengan motip bulat-bulat empat ada 4 dan satu ditengah mempunyai arti kiblat papat limo pancer. Riasan yang dipergunakan menggunakan riasan cantik yang memperkuat karakter lakon apa yang dibawakan penarinya dengan iringan gendhingnya menggunakan gendhing jineman dan ladrang ngreni laras pelog patet nem. Sebuah tarian yang dapat dijadikan tuntunan hidup para perempuan agar mempunyai tutur bahasa yang halus dan mempunyai tingkah laku yang baik serta mempunyai wawasan ilmu pengetahuan yang luas sehingga menjadi perempuan yang sebenarnya dalam menghadapi jaman yang semakin maju/jaman millenia.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-topeng-ngreni/
Comments
Loading...