Kesenian Tari Menak Koncar

0 87

Kesenian Tari Menak Koncar

Menak Koncar merupakan nama dari seorang Adipati yang setia di Jaman Majapahit. Kesetiaan nya pada Prabu Kencana Wungu membuatnya selalu dikenang rakyat, selain itu beliau juga dikenal Adil dan Bijaksana. Kesetiaan itu menimbulkan amarah dari Minak Jinggo dan terus memburunya.

Sampai pada akhir pelariannya, Menak Koncar wafat dan dimakamkan di desa kedawung di kaki gunung semeru. Tari Menak Koncar adalah ekspresi kepahlawanan dari Adipati Menak Koncar. Ungkapan ekspresi  ini diwujudkan melalui gerak tari yang disajikan secara utuh dan dengan penjiwaan ksatria.

Tari Menak Koncar pertama kali disusun oleh Nyi Bei Minto Laras dalam gaya Mangkunegaran tahun 1960-1970. Kemudian digubah oleh S. Maridi dan direkam sekitar tahun 80-an, oleh Lokananta (Wahyu S.P, wawancara 2 Mei 2010).

Tari Menak koncar menggambarkan Adipati Menak Koncar sebagai pemimpin senopati perang. Menak Koncar digambarakan gandrung dengan Dewi Sekati. Tari Menak Koncar dapat menggunakan gaya Mangkunegaran dan Kasunanan.

Karakter tari Menak Koncar adalah alus lanyap. Tari Menak Koncar bertema gandrungan, menceritakan gandrungnya Adipati Menak Koncar kepada Dewi Sekati. Menak koncar menggambarkan senopati pemimpin perang, berkarakter tenang, antep, gagah. Karakter gagah terlihat pada sekaran lumaksono, sedang kebaran memunculkan rasa senang namun tetap tenang, dan pondonganmenggambarkan gandrungnya menak koncar.

Iringan/musik tari Menak Koncar menggunakan gendhing yang sudah ada. Struktur musik tari Menak Koncar adalah

  1. Pathetan
  2. Ladrang Asmaradana laras slendro pathet manyura
  3. Sampak slendro sanga
  4. Pathetan.

Adapun urutan tuntutnya sebagai berikut: irama tanggung, irama dadi, ciblon, gambyongan, irama wilet, ketawang Asmaradana, kembali ke irama tanggung.

Urutan/deskripsi Beksan Menak Koncar

  1. Besut tanjak tawing kebyok sampur kanan
  2. Srisig
  3. Nikelwarti
  4. Sembahan laras
  5. Sabetan
  6. Lumaksana glebagan
  7. Sabetan
  8. Kiprahan tiga pola gerak
  9. Besut
  10. Lumaksana Glebagan
  11. Kiprahan
  12. Magak kawilan
  13. Srisig sunda
  14. Laku telu
  15. Ukel pakis
  16. Gajah-gajahan
  17. Pondongan
  18. Kiprahan
  19. Besut
  20. Lumaksana
  21. Ombak banyu
  22. Ulap-ulap tawing
  23. Srisig
Source http://www.surya-aji.org/ http://www.surya-aji.org/blog/2017/08/tari-menak-koncar/#more-811

Leave A Reply

Your email address will not be published.