Kesenian Tari Kobrosiswo Boyolali

0 176

Kesenian Tari Kobrosiswo Boyolali

Asal mula nama BOYOLALI menurut cerita serat Babad Pengging Serat Mataram, nama Boyolali tak disebutkan. Pada masa Kerajaan Demak Bintoro maupun Kerajaan Pengging, nama Boyolali belum dikenal. Menurut legenda nama BOYOLALI berhubungan dengan ceritera Ki Ageng Pandan Arang (Bupati Semarang pada abad XVI).

Ki Ageng Pandan Arang yang lebih dikenal dengan Tumenggung Notoprojo diramalkan oleh Sunan Kalijogo sebagai Wali penutup menggantikan Syeh Siti Jenar. Oleh Sunan Kalijogo, Ki Ageng Pandan Arang diutus untuk menuju ke Gunung Jabalkat di Tembayat (Klaten) untuk syiar agama Islam.

Dalam perjalananannya dari Semarang menuju Tembayat Ki Ageng banyak menemui rintangan dan batu sandungan sebagai ujian. Ki Ageng berjalan cukup jauh meninggalkan anak dan istri ketika berada di sebuah hutan belantara beliau dirampok oleh tiga orang yang mengira beliau membawa harta benda ternyata dugaan itu keliru maka tempat inilah sekarang dikenal dengan nama SALATIGA.

Di Kecamatan Selo Boyolali memiliki beberapa kesenian. Salah satu seni tari tradisional yang berasal dari Selo Boyolali yaitu kesenian tari Koborosiswo. Kesenian tari kobrosiswo adalah salah satu kesenian yang berada di desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Seni kobrosiswo adalah kesenian yang menceritakan hidup seorang manusia di dunia. Tari ini menceritakan manusia dari bayi sampai meninggal. Di kesenian ini ada setrat bayi, rodat putra-putri setrat haji,dan setrat mayit/atraksi.

Source https://ayupujawati.wordpress.com/ https://ayupujawati.wordpress.com/sejarah-boyolali-2/ https://www.blogger.com/profile/13657281016817342445
Comments
Loading...