Kesenian Kobra Siswa, Doa Dalam Gerak Dan Lagu

0 119

Kesenian Kobra Siswa, Doa Dalam Gerak Dan Lagu

Malam sudah begitu larut, namun bunyi tabuhan gamelan, jedor atau drum dan bende mulai mengalun membentuk sebuah lagu. Larut dalam alunan bunyi alat-alat musik Jawa itu, sang Penyanyi mulai melantunkan lagu-lagu untuk menandai di mulainya acara.

“Kasitabe  Kasitabe

Beri Hormat yang punya rumah

Sekalian anak kesenian, pemuda Indonesia….”

Para penari yang terdiri dari 25 orang pemuda dengan berpakaian lengkap dengan berbagai aksesoris bulu dan baju seperti orang Dayak mulai keluar dengan formasi baris-berbaris. Ini merupakan penanda dimulainya pertunjukan Kesenian Kobra Siswa. Berbagai formasi selanjutnya dipertunjukkan oleh pemuda-pemuda tersebut secara luwes sesuai iringan musik yang dimainkan. Para pengunjung nampak cukup terkesima dengan atraksi kesenian yang ditampilkan.

Dengan diiringi oleh musik ritmis, tari-tarian yang ditampilkan dapat tersaji secara atraktif. Alunan nada bernuansa lagu-lagu agamis, menyatu dengan gerak dan teriakan-teriakan penari, membuat pertunjukan kesenian ini penuh dengan kedinamisan dan magis.

Kobra Siswa merupakan kesenian tradisional masyarakat Jawa Tengah. Kesenian ini sudah ada sejak tahun 1900-an. Kesenian ini merupakan rakyat sebagai wujud terimakasih atas kebahagiaan yang telah diperoleh. Menampilkan sekelompok pemuda dengan formasi yang pakem dan teratur sebagai simbol dari keteraturan hidup manusia.

Dalam Kobra Siswa para penyanyi melantunkan lagu-lagu berisi sholawat (puji-pujian) dan lagu-lagu berisi doa. Misalnya, ketika ada peletakan kubah masjid, Kobra Siswa ini akan ditampilkan sebagai sebuah pertunjukkan kolosal sebagi ucapan rasa syukur.

Source http://duranafisah.blog.uns.ac.id http://duranafisah.blog.uns.ac.id/2016/02/05/kobra-siswa-doa-dalam-gerak-dan-lagu/#more-71
Comments
Loading...