Kesenian Jawa : Wayang Cepak Cirebon, dari Kayu

0 35
Salah satu jenis kesenian Cirebon bernama unik lainnya yang akan Anda jumpai di wilayah ini. Disebut juga dengan Cepak atau Papak, wayang ini terbuat dari kayu yang ujungnya tidak runcing (cepak dalam bahasa Sunda atau papak dalam bahasa Jawa). Apabila dilihat dari bentuk dan wandanya, wayang cepak merupakan pengembangan dari wayang kulit, wayang golek atau wayang menak yang berpusat di daerah Cirebon. Wayang cepak biasanya membawakan lakon – lakon menak, panji, cerita – cerita babad, legenda dan mitos.
Pertunjukkan wayang cepak hanya terbatas pada upacara adat seperti ngunjung buyut atau nadran, acara kaul dan ruwatan atau ngaruat, yaitu menjauhkan marabahaya dari diri sukerta atau orang yang diruwat. Dalam pertunjukkannya di masyarakat, wayang cepak Cirebon memiliki struktur yang baku.
Adapun susunan adegan secara umum, sebagai berikut:
1) Tatalu, dalang dan sinden naik panggung, gending jejer atau kawit, murwa, nyandra, suluk atau kakawen, dan biantara
2) Babak unjal, paseban, dan bebegalan
3) Nagara sejen
4) Patepah
5) Perang gagal
6) Panakawan atau goro – goro
7) Perang kembang
8) Perang raket, dan
9) Tutug
Waditra yang mengiringi Wayang Cepak meliputi gambang, gender, suling, saron I, saron II, bonang, kendang, gong, peking, jengglong, dan ketuk. 
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=374&lang=id

Leave A Reply

Your email address will not be published.