Kesenian Jawa : Warna-Warna Khas Tenun Baduy

0 106

Budaya lokal nusantara mengenal kain tenun sebagai benda yang menjadi ciri khas tradisional masyarakatnya. Salah satu masyarakat itu adalah Suku Baduy di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes. Suku Asli Banten ini memiliki kain tenun dengan warna putih dan biru tua sebagai ciri khasnya. Selain itu, teksturnya yang kasar dan motif sederhana menjadi ciri khas lain kain yang dibuat dengan cara tradisional ini. Kain tenun Suku Baduy dibuat dengan bantuan alam dan proses menenun dilakukan oleh kaum perempuan Suku Baduy.

Proses dimulai dengan kapas yang dipintal hingga membentuk benang. Dari benang inilah proses akan dilanjutkan dengan kegiatan menenun. Kegiatan ini hanya boleh dilakukan oleh kaum wanita Suku Baduy. Mitos yang berkembang menceritakan, apabila ada pihak laki-laki yang melakukan kegiatan menenun maka perilaku laki-laki tersebut akan berubah menyerupai perilaku wanita. Proses menenun bisa berlangsung mulai dari hitungan minggu hingga berbulan-bulan.

Lamanya proses ini disebabkan oleh besar dan kerumitan membuat motif kain. Biasanya motif kain Suku Baduy berupa garis warna-warni dan motif yang terinspirasi dari alam. Kain tradisional Suku Baduy selalu digunakan dalam pembuatan baju adat. Terlebih lagi jika menyangkut dengan Suku Baduy Dalam yang masih memegang teguh aturan adat. Pakaian harus terbuat dari kapas dan tidak boleh menggunakan mesin jahit dalam pembuatan pakaian.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/warna-warna-khas-kain-tenun-suku-baduy
Comments
Loading...