Kesenian Jawa : Ucing Pegat (Galah Burulu), Permainan

0 26
Ucing pegat (galah burulu) adalah permainan jenis “kucing-kucingan” dan salah seorang yang menjadi kucing menjadi yang menjaga garis agar tidak ada yang lewat garis tersebut. Anak yang lain berebut melewati garis jaga tersebut. Apabila tertangkap atau tangan ‘kucing mengenai tubuhnya maka akan gantian menjadi ‘kucing’. Dibutuhkan fisik yang kuat karena yang menjadi kucing akan berlarian mengikuti garis kesana-kemari karena kalau keluar dari garis maka akan dinyatakan tidak sah.
Jenis permainan galah burulu tidak jauh berbeda dengan galah asin baik media permainan maupun aturan bermain. Hal yang membedakan adalah awal permainan yang sebelumnya diawali salah seorang yang setelah diundi atau hom pimpah salah seorang dinyatakan sebagai penjaga awal garis. Setelah ada yang bertugas sebagai penjaga pertama, para pemain yang bisa mencapai 20 orang anak ini secara bersama-sama berusaha masuk dan melewati garis yang dijaga.
Biasanya penjaga akan menangkap temannya yang lengah. Tetapi kebanyakan dari mereka yang sudah terbiasa memainkan permainan ini akan menangkap temannya yang gesit terlebih dahulu agar saat membantu menjaga garis. Setelah mampu menangkap rekannya yang lain, pesaing membagi tugas dan menjalankan strategi agar dengan mereka tertangkap. Biasanya mereka akan saling berbagi batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi temannya yang mendapatkan tugas untuk horisontal, maka mereka akan berusaha menghalang.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=999&lang=id

Leave A Reply

Your email address will not be published.