Kesenian Jawa : Topeng Banjet, Kesenian Tradisional

0 217

Topeng Banjet merupakan kesenian tradisional khas Kabupaten Karawang yang sangat khas dengan bahasa Sundanya yang kasar dan waditra pengiringnya. Penamaan Topeng Banjet menurut sejumlah tokoh pelakunya hanya berupa istilah semata untuk membedakan topeng tradisional dengan topeng berasal dari Indramayu dan Cirebon serta dari Jawa yang mengamen hingga ke pesisir Karawang.

Mengenai kata bajet itu sendiri, menurut sepengetahuan tokoh-tokoh kesenianTopeng Banjet, pada mulanya muncul di daerah Cilamaya, Pamanukan dan di daerah pesisir timur lainnya. Penambahan kata banjet dipandang perlu karena di daerah-daerah tersebut pada masa silam terdapat banyak kelompok-kelompok Topeng Jawa dan dari Indramayu serta Cirebon yang berkeliling (ngamen) ke berbagai pelosok di pedesaan

ujar Agus Sukmana S.Sen., dalam paparannya pada diskusi terbatas “Mengungkap Topeng Banjet Karawang”, bertempat di Lobi Gedung Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House), Jalan Bukit Dago Selatan, Bandung. Istilah Topeng Banjet sendiri menurut Agus ada banyak pendapat yang dikemukakan tokohnya. Ada yang mengatakan kalau musik topeng yang mereka mainkan sangat berbeda dengan musik topeng dari Jawa hingga bunyinya seperti suara bancet (sejenis katak) bersahutan. Waditra Topeng Banjet yang sangat khas tersebut ada pada kendang, kecrek, dan goong buyung (gong kecil).

Didaerah lainnya, umumnya gong yang digunakan berupa gong besar

ujar Agus Sukmana.

Source kompasiana.com kompasiana.com/masto/antara-bisma-dan-basudewa-krisna_54f685c6a33311b07d8b4f1f
Comments
Loading...