Kesenian Jawa Tengah: Tari Gembrebeg

0 36

Tari Gembrebeg

Tari Gembrebeg merupakan kesenian tari (kontemporer) yang menceritakan tentang kehidupan manusia didunia ini yang penuh dengan perjuangan. Baik buruk harus dijalani, dengan kebijaksanaannya manusia pasti akan  bisa melewati itu semua dengan berpasrah pada yang Sang Yang Esa untuk selalu bersyukur dan terus berkarya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Tarian ini diciptakan oleh Septi Wahyu Setyaningsih Sugiyo (Sanggar Tari Rujita) pada tanggal 28 Agustus, yang terinspirasi dari kehidupan pribadinya sendiri yang ternyata semua teman-temannya juga mengalami hal serupa.

Nama Sanggar Tari Rujita mengambil dari bahasa sansekerta (India) yang berarti matahari dengan makna dan filosofi berupa seberkas cahaya yg akan terus bersinar terang dalam artian terus berkarya. Didirikan pada tahun  2015 dengan alamatnya Kavling Permata Ngijo blok D2 rt 06 rw 02 Kelurahan Ngijo Kecamatan Gunungpati Semarang . Tarian ini ditarikan pada pementasan Parade Tari  di TBRS Semarang yang digelar pada hari Jumat, tanggal 31 Agustus. Mulai pukul 19.00 wib sampai 10.00 wib tepatnya di komplek TBRS (Taman Budaya Radn Saleh) Jl. Sriwijaya no 29 Semarang.

Acara ini merupakan bagian dari Pasar Seni #5 yang diadakan oleh Dewan Kesenian Semarang selama 3 hari dari tanggal 31 Agustus sampai 2 September 2018 dengan rangkaian acara seperti bazaar seni rupa, industry kreatif, konser musik, pentas theater, bursa tosan aji, pemutaran film, workshop karikatur, dialog budaya, baca puisi, parade tari, guyub komunitas, fotografi dan parade seni anak. Gerakan pada Tari Gembrebeg  berpijakan gerak tari Jawa Tengah yang dipadu dengan gerak kontemporer. Karena tidak ada pakemnya maka terlihat lebih dinamis dan variatif. Pola lantainya lebih cenderung dengan bentuk melingkar dan tidak beraturan yang mempunyai arti/maknanya membentuk sebuah kekompakan dan perpisahan seperti makna tarian ini.

Busana yang dikenakan menggunakan busana modern dengan atasan, celana pendek dan kain  tile warna toska, dengan riasan cantik serta  rambut terurai diikat separoh yang dapat menambah karakter yang dimainkan oleh penarinya Iringan lagunya merupakan konsep kombinasi antara musik gamelan klasik Jawa dengan musik modern yang kesemuanya menyatu dengan gerak penarinya. Tarian ini memberikan kita pelajaran bahwa manusia itu hidup di dunia akan saling membutuhkan satu sama lainnya, walaupun kita mempunyai karakter berbeda-beda tapi diharapkan untuk saling menghormati satu sama lainnya, sehingga akan terjadi keselarasan menuju perdamaian dan kebahagiaan.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-gembrebeg/
Comments
Loading...