Kesenian Jawa Tengah: Tari Belenggu

0 40

Tari Belenggu

Tari Belenggu adalah sebuah kesenian tarian kontemporer yang menceritakan tentang hidup manusia yang merupakan proses panjang dan harus dihadapi oleh semua mahluk hidup terutama manusia. Tantangan dan kekosongan dalam diri merupakan proses yang selalu membelenggu dan menjadi salah satu cerminan dalam hati manusia yang sering menyelimuti dan mengikat dalam diri didalam hati terutama dalam mencari jati diri.

Upaya untuk keluar dai belenggu pun mulai muncul karena rasa ingin tahu manusia sangat tinggi sehingga terciptalah jatidiri seseorang yang sesungguhnya. Tari Belenggu dipentaskan dalam Pagelaran Kareografi Kelompok ini dilaksanakan pada tanggal 14 Juli pada pukul 09.00 wib di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Semarang sebagai bagian dari ujian kareografi mahasiswa Sendratasik.

Gerak Tari Belenggu banyak didominasi gerakan tari kontemporer yang mengandalkan kelincahan gerakan tangan, kaki dan badan dengan anggunnya yang dipadu dengan beberapa gerakan hip hop yang dinamis yang semuanya dikembangkan dengan gerakan-gerakan tradisi yang gerakannya tidak ada pakemnya, sehingga gerakan tarian ini lebih eksploratif dan bebas.

Busana yang dikenakan pada tarian ini lebih didominasi dengan warna hitam yang melambangkan keanggunan seorang wanita yang dikombinasi dengan warna emas yang melambangkan keagungan wanita dalam menghadapi kehidupan di dunia ini. Kombinasi bahan tipis dan tebal pada busana badan sangat cocok untuk tarian yang membutuhkan gerakan dinamis ditambah celana ketat yang memudahkan para penarinya bergerak dengan bebas dan atratif. Riasan dalam tarian ini menggunakan rias korektif  yang  dominan di mata dan bibir, yang  menambah karakter dari para penarinya. Properti yang digunakan menggunakan sampur dengan warna putih.

Iringan dalam tarian ini juga terispirasi dari iringan yang biasanya digunakan tari tari tradisional yang ada di Indonesia yang dikombinasikan dengan alat modern jaman sekarang seperti keyboard dan multiple.  Iringan tarian tidak ada vocal yang semua full musik dimana iringannya lebih cenderung mengikuti pergerakan para penarinya. Budaya Tradisional yang ada di Indonesia jumlahnya tidaklah tak terhingga yang mana bisa dijadikan inspiratif sebuah karya tari yang kreatif. Lewat generasi muda inilah maka Budaya Tradisional ini dapat dilestarikan dan dikembangkan secara nyata dalam bentuk tarian yang mengikuti perkembangan jaman sekarang.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-belenggu/
Comments
Loading...