Kesenian Jawa : Tari Sekar Reog Pawukir (Duta Jatim)

0 26

Suara gamelan dengan rancak kendang versi Jawa Timuran terdengar, yang diiringi suara gemerincing gongseng yang terpasang di kaki penarinya terasa sekali sebagai sebuah sajian Tari Sekar Reog Pawukir yang merupakan sebuah tarian persembahan yang didalamnya menceritakan tentang  Dewi Kili Suci dan Jata Suro dengan menggunakan alat musik kenong,  gong,  selompret, sesuai dengan yang di minta oleh Dewi Kili Suci.

Tarian ini merupakan ciptaan dari Hapsari Mustikaningrum yang kali ini khusus dipergunakan sebagai opening Pawai Budaya Nusantara HUT TMII ke 44. Terciptanya tarian ini terinspirasi dari Tari Reog Kendang Tulungagung yang memiliki keunikan ragam gerak dan musik yang sangat dinamis.

Dalam Pawai Budaya Nusantara pada tahun ini mengambil tema Taman Mini “Indonesia Indah” merupakan Rumah Budaya Bangsa sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika. Sebuah tema tentang perwujudan bentuk budaya yang di punyai Indonesia dengan segala keaneka ragaman budaya yang dimiliki, tapi itu semua masih dalam satu kesatuan bangsa Indonesia.

Acara ini merupakan acara rutin yang tiap tahunnya, yang kali diikuti oleh 16 Provinsi yang ada di Indonesia, dan ini juga dilombakan tiap tahunnya. Semua propinsi yang ikut menampilkan kearifan seni budaya mereka yang dikemas dalam sebuah wujud tari, musik dan kastum.

Acara ini diadakan oleh Badan Pengelola dan Pengembangan Taman Mini “Indonesia Indah” yang digelar pada tanggal 21 April 2109 di Plaza Tugu Api Pancasila Taman Mini Indonesia Indah depan Kuncungan Pendopo Agung Sasono Utomo dari pukul 10.00 wib sampai selesai.

Komposisi di dalam tarian ini selain menggambarkan tentang roda kehidupan dan keseimbangan hidup yang sangat melekat di dalam masyarakat Jawa Timur, sehingga tercipta keseimbangan antara duniawi dan rohani manusia.

Hapsari Mustikaningrum merupakan putri asli Jawa Timur yang lahir di Trenggalek 18 sept 1997. Beberapa karya tari yang telah diciptakan diantaranya adalah Tari Robyongan, Reog Binarung, Sekar Reog Pawukir, Dramatari Gumelaring Bumi Penampihan, Dramatari Kuncaraning Bumi Lawadan dan Marucul.

Ragam gerak Tari Sekar Reog Pawukir  banyak mengunakan gerakan pokok dari reog kendang yang kombinasikan dengan gerak tari Tradisional Jawa Timuran, dengan pola lantai yang sangat dinamis dan variatif. Bloking panggung yang sempurna dengan seratus penari putra dan putri terlihat enak sekali dinikmati.

Busana yang digunakan berupa baju putih dan celana hitam, udeng, sumping, kace, klat bahu, deker tangan, stagen, sabuk, rapek, kaos kaki putih, klinting/ gongseng, gelang kaki, dan tak lupa harus ada bantalan atau udeng gilik, dengan properti kendang.

Irama gendhing yang digunakan menggunakan gamelan klasik Jawa Timuran yang dipadu dengan kendang dhodhog, jimbe selompret yang sangat padu sekali. Kendangnya sangat rampak sekali sehingga menambah semangat para penarinya untuk tampil lebih maksimal.

Sebuah tarian yang unik yang masih mempertahankan gerakan tari tradisional Jawa Timuran yang mempunyai sebuah keunikan tersendiri, yang pastinya tidak dipunyai oleh daerah lainnya. Merupakan bagian dari pelestarian dan pengembangan seni budaya tradisi secara nyata, ujar Hapsari Mustikaningrum selaku koreografer tarian ini.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-sekar-reog-pawukir/
Comments
Loading...