Kesenian Jawa : Tari Ketuk Tilu (Priangan, Bogor, Purwakarta)

0 16

Tari ketuk tilu ini banyak tersebar di wilayah Priangan, Bogor, dan Purwakarta. Tarian ini biasa ditampilkan pada acara perhelatan, perayaan dan ngamen, bisa di ruang terbuka atau tertutup. Tari Ketuk Tilu ini termasuk ke dalam tari hiburan atau tari pergaulan. Pada penampilannya, tari ketuk tilu disajikan di depan kelompok penabuh. Di tengah arena tempat menari biasanya ditempatkan lampu minyak berkaki (Sunda disebut oncor). Penonton/calon penari berada di sekitar gelanggang, duduk, jongkok atau berdiri, sekarang pada acara resmi selalu disediakan kursi untuk duduk para penonton.

Pada adegan pertama perangkat iringan di bunyikan yang biasa disebut Tatalu, yaitu untuk menghimpun pengunjung, penonton, dan peserta. Setelah masarakat banyak berdatangan dan sudah berkumpul, dimulai dengan para penari wanita (Ronggeng) memasuki gelanggang, menari bersama mengitari lampu oncor, gerakan tarinya disebut jajangkungan dan wawayangan dan gerakannya sudah ditata terlebih dahulu, dengan tempo irama lambat. Setelah tarian pembukaan dilakukan oleh para Ronggeng, kemudian dilanjutkan dengan tari bersama, yaitu para Ronggeng dan penonton (laki-laki).

Ronggeng menari dengan langkah-langkah kecil dan ayunan tangan saja, penari laki-laki (dari penonton) menari dengan perbendaharaan gerak yang beragam dan kebanyakan dari gerak penca. Sebagai selingan pada tari bersama biasa ditampilkan tari Tontonan oleh panjak (salah satu laki-laki dari penabuh) atau dari penonton (request).

Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=855&lang=id

Leave A Reply

Your email address will not be published.