budayajawa.id

Kesenian Jawa : Sesengekan, Mainan Saat Panen

0 8
Mainan yang dimainkan pada saat panen tiba, karena bahan yang dipakai adalah bahan ruas padi yang banyak keberadaannya kalau panen sudah tiba, yaitu ketika butir padi sudah dipanen. Batang padi ini dipotong, panjangnya kurang lebih 10 cm, dengan memotong bagian pangkal ruas nya. Kemudian dibawah batas ruas nya dijepit oleh dua telapak tangan dan digesekan bersamaan sampai batang ruas padinya pecah, kemudian tekan kedua ujungnya berlawanan, setelah itu tiup dan akan berbunyi “ngek”.
Dan pongok adalah bagian bawah dari celempung tersebut. Pada mainan celempung ini seorang anak berusaha menyelaraskan dan melatih kepekaan suaranya dengan mengatur pukulan dan pengaturan suara melalui telapak tangan. Hal ini memberikan pengalaman tentang komposisi suara dan pergerakan tangan. Sesengekan mempunyai bentuk yang menarik dan terrnasuk mainan sekali pakai karena kalau dipakai untuk keesokan harinya batang padi tersebut akan layu.
Sesengekan merupakan hiburan seorang anak ketika orang tuanya sedang melaksanakan panen. Pada pembuatan sesengekan seorang anak harus mempunyai kepekaan terhadap jenis batang padi yang bagus, dan dalam menggesek agar pecah pun harus peka terhadap kemungkinan jumlah gesekan agar pecahnya beraturan sehingga ketika ditiup akan menghasilkan suara yang bagus. Sumber suara berasal dari tiupan yang masuk melalui bilah-bilah ruas padi yang pecah, keluar melalui batang tersebut tertahan menghasilkan suara. 
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=1021&lang=id
Comments
Loading...