Kesenian Jawa : Pagelaran Teater Gundala Gawat

0 123

Sifat petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali

ujar Pak Petir. Pernyataan tersebut lalu dikomentari super hero Gundala, bahwa dialog itu di luar naskah.

Aku ra melu-melu. Tanggungjawab sepenuhnya kepada pemain

timpal Gundala.

Aku yo ora wani

kata Pak Petir. Itulah penggalan dialog antara Pak Petir (Butet Kartaredjasa) dengan anaknya yang bernama Gundala (Susilo Nugroho) dalam di pementasan Gundala Gawat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Selasa (16/04/2013) malam. Pentas serupa masih akan ditampilkan di tempat sama Rabu (17/04/2013) malam dan rencananya dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamangku Buwono X, Kapolda.

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita.bX3eVvNWM7DWO0i2R89aNnQdfDayPM9S2YVx22XmT0-F7rfw-K2x6BHmNJ_jaaNCCtA0Q5MdxashGffNvmPXJQ
Comments
Loading...