Kesenian Jawa : Orkestra “Simfoni Keistimewaan”

0 19

Orchestra pada sajian spesial ‘Simfoni Keistimewaan’ bertema ‘Jawa Jawi Jowo’ di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Minggu (19/2) malam. Meski bernuansa tembang Jawa, tapi mampu dibawakan dengan begitu lembut dalam sajian musik orkestra yang notabene berasal dari daratan Eropa. Tidak pelak kolaborasi Jawa-Eropa ini mampu memikat perhatian ribuan penonton.

Jujur saya suka musik orkestra. Tapi saya juga sangat senang lagu-lagu Jawa. Pentas ini sangat bagus. Sebab itu saya tidak mau kelewatan

ucap Surono (65) yang sengaja datang diantar keluarga khusus menyaksikan konser tersebut. Selain ‘Prau Layar’, dihadirkan pula karya tembang Jawa yang direpertoar dalam bentuk simfoni nuansa baru, seperti Anoman Obong, Rek Ayo Rek, Delman-Becak, Jaranan, Cinta Tak Terpisahkan, Doa, Overture Trisna Kula, Melati Suci, Mimpi, hingga Cublak-cublak Suweng karya Sunan Giri. Kendati digawangi anak-anak muda, tapi karya yang dihadirkan begitu dalam. Tepuk tangan meriah selalu menghiasi tiap akhir repertoar.

Lagu Jawa dengan nuansa pentatonis dimainkan dengan gaya musik orkestra nuansa diatonis. Musik orkestra diperlakukan sebagai alat untuk memainkan, mengiringi lagu Jawa atau sebaliknya memainkan lagu Jawa dengan konsep orkestra

ucap konduktor Eki Satria. Selain itu, hadir pula juara paduan suara tingkat internasional Vocalista Angels yang menghadirkan karya ‘Go Jago’ dan lainnya. Penampilan anak-anak dan remaja asal Klaten tersebut membawa keceriaan tersendiri.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.ScqYojI6rN2TmsHZnR2477KT97ue5K9ABCIA_EpXKMAkbgHMxAxbwRcUT6HFIqQRZdE5mhym8elLtQsACpMjSw
Comments
Loading...