Kesenian Jawa : Ondel-ondel di Tengah Modernitas

0 67

Betawi merupakan suku yang mendiami Jakarta. Akar kebudayaan Betawi merupakan akulturasi dari berbagai suku, seperti Jawa, Sunda, Ambon, bahkan Tionghoa dan Arab. Karenanya, Betawi memiliki keanekaragaman budaya, kekayaan tradisi, dan kesenian yang berlimpah. Salah satu kesenian yang bersumber dari akar kebudayaan asli Betawi adalah ondel-ondel. Ondel-ondel merupakan kesenian boneka yang konon sudah ada sejak zaman pra-Islam di Pulau Jawa.

Selalu dikaitkan dengan dunia magis, ondel-ondel mulanya merupakan simbolisasi dari penjaga kampung dari segala macam bahaya, ancaman, dan wabah penyakit. Hal tersebutlah yang kemudian menjawab pertanyaan mengapa wajah ondel-ondel dibuat begitu menyeramkan. Ondel-ondel umumnya dibuat dari kayu dengan bagian tubuhnya menggunakan dongdang, yaitu sejenis kurungan ayam yang terbuat dari bambu. Diameter lingkaran tubuh ondel-ondel sekitar 1,5 meter, sementara tingginya bisa mencapai 4 meter.

Wajah ondel-ondel dibagi menjadi dua, yaitu wajah laki-laki berwarna merah dan perempuan berwarna putih. Tidak ada catatan pasti alasan dua warna tersebut dipilih menjadi warna sepasang ondel-ondel, tapi banyak yang meyakini bahwa warna merah dan putih mewakili dwi warna dalam bendera kebangsaan Indonesia; merah berarti memiliki semangat juang dan pemberani sementara putih melambangkan kesucian. Agar terkesan menarik, kepala ondel-ondel diberi rambut dengan menggunakan ijuk, tak lupa ditambah dengan hiasan berbagai pernak-pernik.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/ondel-ondel-di-tengah-modernitas-jakarta
Comments
Loading...