Kesenian Jawa : Nonton Bareng, Warga Dirgantara

0 200

Pada zaman sekarang dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sebenarnya masyarakat punya banyak pilihan menonton film yang dapat dinikmati dengan mudah di rumah, bahkan dari telepon genggam. Biar demikian, menonton bersama tetap mendapat sambutan meriah masyarakat di pelosok. Menyambut peringatan Sumpah Pemuda ke-90 tahun, warga perumahan Dirgantara Asri, Jragung, Jogotirto, Berbah, Sleman, nonton bareng film produksi Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Diprakarsai ikatan pemuda Dirgantara Asri (Ikadirga), kegiatan ini digelar secara swadaya di lapangan bulutangkis perumahan setempat. Film yang ditayangkan pada nonton bareng tersebut adalah film dokumenter ”Yogya Kembali”, yang mengangkat di balik peristiwa yang jarang diketahui, ketika Belanda menyerang kembali Yogyakarta pada 1949. Film ini ditulis Aan Ratmanto, pemerhati sejarah bangsa Indonesia kelahiran Bantul, yang meneliti latar belakang peristiwanya dari sumber pustaka di Semarang, Jawa Tengah.

Kemudian, film fiksi ”Jenang Keju”, yang mengundang tawa, karya Senoaji Julius, praktisi film dan pengajar pada Akademi Film Yogyakarta (Yogyakarta Film Academy). Di antara penonton, salah satu warga yang berumur 79 tahun, dan akrab disapa Eyang Wiwik, merupakan saksi hidup, ketika ayahnya dulu ikut berjuang dengan Tentara Pelajar di Daerah Istimewa Yogya. Anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak pun dapat menikmati teh hangat, kacang rebus, dan camilan gorengan. Meskipun sederhana, dengan alat sorot & layar standar saja.

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita.e9CDtIimAKh1NQH_b_Wm0bkDZZXBwD-FsQvBQe6ywwE
Comments
Loading...