Kesenian Jawa : Mula 2 Oktober Menjadi Hari Batik

0 118

2 Oktober dikenal sebagai Hari Batik di Indonesia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ikut berperan sehingga muncul Hari Batik. Tepat tanggal 2 Oktober Badan PBB untuk kebudayaan atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, (UNESCO) menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Keputusan UNESCO terhadap batik dilatarbelakangi bahwa batik Indonesia terkait erat dengan banyak simbol yang bertautan erat dengan status sosial, kebudayaan lokal, alam dan sejarah itu sendiri.

Batik menjadi benda penting bagi manusia di Indonesia dari sejak dia lahir hingga meninggal. Keputusan PBB melalui UNESCO tersebut menjadi semacam ‘kemenangan’ bagi Indonesia karena negara tetangga, Malaysia kerap menganggap batik berasal dari negara mereka. Tahun 2008 menjadi puncak kesabaran pemerintah Indonesia atas klaim Malaysia tersebut. Sehingga pada tahun itu Pemerintah Indonesia pun mendaftarkan Batik ke dalam jajaran daftar representatif budaya tak benda warisan manusia UNESCO atau Representative List of Intangible Cultural Heritage-UNESCO.

Pecinta batik, Ir Dra Larasati Suliantoro Sulaiman dalam sebuah kesempatan berbincang dengan KRjogja.com mengatakan, melalui Paguyuban Pecinta Batik Indonesia ‘Sekar Jagad’ pada 2008 ia pernah diminta untuk memandu risalah inskripsi batik ke UNESCO. Paguyuban ‘Sekar Jagad’ sendiri didirikan oleh para pecinta batik pada tahun 1999 dengan tujuan melestarikan dan mengembangkan batik Indonesia.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.ZKK1k5VCk41EEjh7manW2WQN8Y89jexaqIUULh2DD4mRrKOqc-RfK2iGuvnFuD8ci0kIQij5JVwHwJ5uWvVnqw
Comments
Loading...