Kesenian Jawa : Lompat Karet, Permainan Jawa Barat

0 80
Disejumlah daerah permainan lompat karet yang dilakukan anak perempuan paling mudah ditemui. Baik istilah maupun aturan bermain hamper semuanya sama. Permainan diawali dengan terlebih dahulu menentukan siapa yang mempunyai tugas awal untuk menjaga. Setelah pemegang karet sudah ditentukan baru giliran siapa yang berhak untuk melakukan lompatan pertama dan seterusnya. Permainan yang biasanya dilakukan oleh 5 orang atau lebih ini menunjukan fisik serta ketrampilan dari para pemainnya.
Selain itu, pemain juga dituntut untuk dapat mengukur kemampuan bilamana harus melewati rintangan atau bentangan karet dengan postur tubuhnya. Selain dituntut kelenturan tubuh dan keberanian dalam mengambil keputusan, para pemain juga dituntut untuk memiliki kemampuan menggunakan berbagai cara. Semisal cara melipat Kaki saat melompat, menggunakan tangan saat menggapai,.mengatur lari dan lompatan agar tidak sampai terjatuh. Pemain yang tidak mampu melewati rintangan atau gagal dan tersangkut karet, maka dialah yang harus menggantikan petugas untuk memegang karet.
Awal permainan bentangan (rintangan) karet di letakan di tanah. Setelah itu naik seukuran mata kaki, seterusnya sebetis, selutut, sepinggang, sedada, semulut atau kuping, sekepala, sejengkal dari kepala dan diakhiri dengan tanggan menggapai (merdeka).
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=1009&lang=id
Comments
Loading...