Kesenian Jawa : Kuda Bajir (Panjalu, Ciamis, Jawa)

0 194

Kuda Bajir hasil kreasi warga Dusun Neglasari, Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini tak hanya pentas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja, tapi kerap juga pentas pada acara hajatan warga. Endang, pengurus Kesenian Tradisional Kuda Bajir, ketika ditemui lalu, menjelaskan, kesenian tradisional Kuda Bajir merupakan ide masyarakat yang awalnya hanya sebagai karasmen untuk memeriahkan hari kemerdekaan pada tahun 1992.

Menurut dia, Karasmen itu ternyata memiliki daya tarik tersendiri, karena dibarengi tetabuhan dan ibing pencak silat. Memed, anggota pengurus Kesenian Tradisional Kuda Bajir, mengatakan, Kesenian Kuda Bajir konon ada kaitannya dengan kerajaan galuh. Menurut cerita, pada jaman kerajaan kesenian ini kerap dijadikan hiburan pada acara pesta bumi.

Sehingga, meski kuda bajir hanya terbuat dari bambu, memiliki siloka tersendiri. Jumlah tali yang mengikat di bagian kuda juga memiliki makna, kebersamaan sehingga terjalin kekuatan. Begitu juga Payung yang digunakan memiliki nilai filosopi yang luas

Katanya. Lebih jauh Memed menjelaskan, kedua kuda itu memiliki nama yang jantan, yaitu Kencana Putri dan Indra Pawana. Namun, masyarakat setempat menamakannya kuda bajir, dengan alasan karena bentuk tubuhnya besar dan tinggi. Oni Sahroni, sesepuh setempat, menambahkan, kesenian kuda bajir hanya ada di Desa Hujungtiwu. Kesenian ini kerap digelar pada acara hiburan hajatan khitanan maupun pernikahan.

Source harapanrakyat.com harapanrakyat.com/2015/08/kesenian-kuda-bajir-panjalu-ciamis-mulai-digandrungi
Comments
Loading...